NATUNA — Sebanyak 10 kursi beasiswa gratis disediakan bagi generasi muda Natuna untuk menempuh pendidikan di Universitas Pertamina tahun ini. Program ini merupakan hasil kerja sama berkelanjutan antara Pemkab Natuna dan Pertamina yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Fasilitas Lengkap: Bebas Biaya Kuliah hingga Uang Hidup
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Tukino, memastikan penerima beasiswa tidak perlu memikirkan biaya pendidikan. “Penerima beasiswa mendapatkan bantuan biaya hidup dan tempat tinggal, serta pembebasan 100 persen Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (SPP),” jelasnya, Jumat.
Fasilitas ini dirancang agar mahasiswa dari Natuna bisa fokus belajar tanpa terbebani masalah finansial selama menempuh studi di Jakarta.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Ketat
Pendaftaran telah dibuka sejak 19 Juni lalu dan akan ditutup pada 3 Juli 2026. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan setelah proses verifikasi yang dijadwalkan pada 6–9 Juli 2026.
Tukino menambahkan bahwa seleksi administrasi akan dilaksanakan secara luring di SMAN 1 Bunguran Timur. “Nanti seleksi akan dilaksanakan di SMAN 1 Bunguran Timur, untuk seleksi administrasi pada 6 Juli,” ujarnya.
Peran Pemkab: Sosialisasi hingga Pendampingan
Pemkab Natuna tidak hanya menjadi penghubung, tetapi juga bertanggung jawab menyosialisasikan program ini ke seluruh pelosok daerah. Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan sarana dan prasarana seleksi serta memberikan pendampingan bagi para penerima beasiswa selama proses pendaftaran hingga keberangkatan.
Sementara itu, proses pendaftaran utama dilakukan secara daring oleh Universitas Pertamina selaku penyelenggara.
Komitmen Berkelanjutan untuk SDM Perbatasan
Program ini bukan kali pertama diterima Natuna. Selama beberapa tahun terakhir, Pertamina secara konsisten memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk berkuliah di kampus milik BUMN energi tersebut.
Menurut Tukino, keberlanjutan program ini tidak lepas dari prestasi para penerima beasiswa sebelumnya. Pemkab Natuna dinilai berhasil meyakinkan Pertamina bahwa generasi muda Natuna mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan membawa nama baik daerah.
Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis memperkuat sumber daya manusia di wilayah perbatasan yang kerap menghadapi keterbatasan akses pendidikan tinggi.