TANJUNGPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura meninjau langsung lokasi calon pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026). Dalam kunjungan itu, ia menegaskan bahwa proses lelang untuk tiga Sekolah Rakyat di Bintan, Lingga, dan Karimun harus sudah berjalan pada Oktober tahun ini.
“Bulan Oktober ini proses lelang sudah harus berjalan. Kalau sesuai jadwal, Februari atau Maret pembangunan fisiknya sudah mulai dilaksanakan,” ujar Nyanyang.
Desain dari Kementerian PUPR Jadi Acuan Utama
Pemprov Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mempercepat program ini. Dinas PUPP Kepri diminta segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR guna memperoleh desain resmi Sekolah Rakyat yang akan dibangun.
“Karena desain tersebut menjadi acuan penting agar seluruh tahapan perencanaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” kata Nyanyang.
Target Lahan Harus Siap Juli 2026
Kesiapan lahan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Nyanyang meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar penyediaan lahan di tiga kabupaten itu tuntas pada Juli mendatang.
“Bulan Juli lahan harus sudah siap semuanya. Kalau lahannya siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Bintan — mulai dari bupati, wakil bupati, hingga sekretaris daerah — untuk terus berkoordinasi menyelesaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan.
Gubernur Ansar Ahmad Sudah Lobi ke Wamen PU
Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebelumnya telah menemui Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti di Jakarta, 11 Juni 2026. Dalam pertemuan itu, Ansar meminta percepatan proses lelang pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2026.
“Pak Gubernur Ansar Ahmad sangat memberi perhatian terhadap program ini. Kita harus bergerak cepat, jangan sampai terlambat karena daerah lain juga sedang berupaya mendapatkan program yang sama,” tegas Nyanyang.
Tiga Daerah Lain Sudah Dibangun Tahun 2026
Pada tahun 2026 ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau sudah berjalan di tiga daerah: Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna. Selain itu, Pemprov Kepri juga mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Nyanyang menekankan bahwa keberhasilan proyek ini membutuhkan kerja sama solid antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kementerian terkait. “Semua pihak harus saling berkoordinasi. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak cepat karena target waktu yang diberikan cukup ketat,” tutupnya.