Pencarian

Pemkab Natuna Tuntaskan Normalisasi Empat Sungai Sebelum Musim Hujan, Aliran Kini Lebih Lancar

Rabu, 17 Juni 2026 • 20:38:32 WIB
Pemkab Natuna Tuntaskan Normalisasi Empat Sungai Sebelum Musim Hujan, Aliran Kini Lebih Lancar
Pemkab Natuna menyelesaikan normalisasi empat sungai dengan total panjang delapan kilometer sebelum musim hujan.

NATUNA — Bupati Natuna Cen Sui Lan menyebutkan bahwa normalisasi dikerjakan dengan dua metode berbeda. Dua titik pertama, yakni Sungai Sebadai Ulu dan Limau Manis, dikeruk menggunakan alat berat hingga kedalaman 1,5 meter dengan lebar alur mencapai empat meter. Sementara dua titik lainnya dikerjakan secara manual oleh tenaga manusia.

Total Panjang Aliran Sungai yang Dinormalisasi Capai 8 Kilometer

Dari data Pemkab Natuna, total panjang aliran yang dibenahi mencapai sekitar delapan kilometer. Rinciannya, dua kilometer di Sungai Limau Manis dan enam kilometer di Sungai Sebadai Ulu. Pengerukan ini dilakukan karena sedimentasi dan pendangkalan membuat sungai tak lagi mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.

"Ada empat titik, meliputi Sebadai Ulu dan Limau Manis yang sudah selesai dikerjakan, kemudian ada juga di Sihotang dan Batu Hitam," kata Cen Sui Lan di Natuna, Rabu.

Manfaat Mulai Dirasakan Warga Sekitar

Cen Sui Lan menjelaskan bahwa usulan normalisasi ini sebelumnya telah diajukan Pemkab Natuna ke BWSS. Alasan utamanya, sejumlah aliran sungai sudah tidak mampu menampung debit air sehingga luapan kerap menggenangi permukiman warga dan ruas jalan.

"Sekarang air mengalir lebih lancar. Tinggal bagaimana desa melakukan perawatan, misalnya dengan membersihkan sampah dan tumbuhan yang menghambat aliran sungai," ujarnya saat meninjau aliran Sungai Sebadai Ulu.

Desa Diminta Aktif Rawat Aliran Sungai

Pemkab Natuna berharap pemerintah desa turut berperan dalam perawatan rutin pasca-normalisasi. Sampah dan tumbuhan liar yang dibiarkan menumpuk dikhawatirkan kembali menyumbat aliran dan memicu banjir di musim hujan mendatang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Natuna yang kerap dilanda cuaca ekstrem. Dengan aliran yang lebih lancar, risiko genangan di permukiman diharapkan bisa diminimalkan secara signifikan.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks