Pencarian

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Dorong Ekonomi Hijau dan Digital di Kepri, FTZ Batam-Bintan-Karimun Jadi Andalan

Rabu, 17 Juni 2026 • 20:18:01 WIB
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Dorong Ekonomi Hijau dan Digital di Kepri, FTZ Batam-Bintan-Karimun Jadi Andalan
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie mendorong pengembangan ekonomi hijau dan digital di Kepri.

TANJUNGPINANG — Anindya menilai posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga menjadi modal besar untuk menggarap pasar ekonomi hijau dan digital. Menurutnya, dua sektor itu memiliki potensi pasar yang sangat besar, baik di dalam negeri maupun ekspor.

FTZ BBK Jadi Ujung Tombak Investasi

Ketua Umum Kadin itu secara spesifik mendorong Kadin Kepri memperluas pemasaran kawasan perdagangan bebas (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun. Langkah ini dinilai krusial untuk menarik lebih banyak investasi ke daerah tersebut.

"Ekonomi hijau dan ekonomi digital punya pasar yang sangat besar, baik dalam maupun luar negeri, apalagi Kepri berada di wilayah perbatasan dengan berbagai negara tetangga," kata Anindya dalam sambutannya.

Investasi Rp 64 Triliun, Rasio 50:50 Dalam-Luar Negeri

Anindya mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kepri yang mendekati tujuh persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional yang sebesar lima persen. Realisasi investasi di provinsi itu juga tercatat mencapai Rp 64,67 triliun pada tahun yang sama.

Ia menyoroti keseimbangan investasi yang unik di Kepri. "Menariknya lagi, perbandingan investasi di Kepri adalah 50 banding 50, antara dalam dan luar negeri," ungkapnya.

Kadin Diminta Jadi Jembatan Pengusaha Besar dan Kecil

Dalam kesempatan yang sama, Anindya berpesan agar Kadin Kepri terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan seluruh pelaku usaha, dari UMKM hingga korporasi besar. Ia menekankan esensi organisasi Kadin adalah pemberdayaan ekonomi serta menjadi jembatan antara pengusaha besar dan kecil.

"Saya sangat optimistis Kadin Kepri mampu menjaga kestabilan serta keamanan investasi bagi investor," ujar Anindya Bakrie.

Industrialisasi Butuh Investasi Baru

Menurut Anindya, optimalisasi industrialisasi di Kepri tidak bisa berjalan tanpa investasi. Investasi yang masuk, katanya, akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Pengukuhan dewan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2031 ini menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk merealisasikan sejumlah target strategis, termasuk menggenjot sektor hijau dan digital yang selama ini belum tergarap maksimal di provinsi tersebut.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks