BATAM — Insiden tenggelamnya kapal berbendera asing di jalur pelayaran tersibuk dunia itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam langsung mengerahkan Kapal Negara (KN) P-376 ke lokasi kejadian setelah menerima laporan kondisi darurat dari kapal tersebut.
Tim patroli laut bergerak cepat menuju titik koordinat kapal tenggelam di wilayah TSS. Seluruh kru kapal berhasil dievakuasi dan dibawa ke Dermaga Bintang 99 Batu Ampar untuk mendapatkan penanganan awal dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Batam.
Setelah itu, para awak kapal dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi ini melibatkan personel Polairud Polresta Barelang.
Pasca kejadian, Vessel Traffic Service (VTS) Batam secara berkala menyiarkan peringatan navigasi setiap jam melalui kanal komunikasi maritim. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko tabrakan atau kecelakaan susulan bagi kapal lain yang melintas di sekitar lokasi tenggelamnya MV Golden Star 1.
KSOP Khusus Batam berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk pemantauan kondisi perairan dan pengumpulan data awal. Hingga berita ini diturunkan, penyebab tenggelamnya kapal yang mengangkut ratusan kontainer tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.