3 Pelajar SMP Hilang Saat Memancing di Hutan Gunung Samak Anambas, Ditemukan Selamat di Pondok Teluk Rambut

Penulis: Maruli Sinaga  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 16:50:01 WIB
Tim SAR gabungan menemukan tiga pelajar SMP yang hilang di Gunung Samak dalam kondisi selamat.

NATUNA — Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga pelajar SMP yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Samak, Kepulauan Anambas. Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengkonfirmasi ketiganya ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah pondok dekat Teluk Rambut pada Jumat (16/5) dini hari.

“Tiga pelajar SMP Negeri yang sebelumnya pergi memancing di hutan Gunung Samak berhasil ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan,” ujar Abdul Rahman saat dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.

Berangkat Memancing Sejak Kamis Pagi, Tak Pulang Hingga Malam

Ketiga pelajar tersebut pamit kepada orang tua mereka untuk memancing di kawasan Gunung Tanjung Samak pada Kamis pagi (14/5). Namun, mereka tidak memberi tahu akan bermalam di lokasi tersebut.

Karena hingga Kamis malam tidak ada kabar dan para pelajar belum kembali ke rumah, keluarga melaporkan kejadian ini ke Kantor SAR Natuna. Pencarian pun segera dilakukan setelah laporan diterima.

Medan Terjal dan Malam Hari, Tim Pilih Jalur Laut Pakai Pompong

Abdul Rahman menjelaskan, tim SAR gabungan berkoordinasi dengan BPBD Kepulauan Anambas, Polres Kepulauan Anambas, Koramil setempat, Pramuka Peduli, Tagana, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

“Medan hutan yang terjal dan kondisi malam hari membuat tim memilih jalur laut menggunakan pompong nelayan untuk mencapai lokasi pencarian,” kata Abdul Rahman.

Proses pencarian berlangsung relatif cepat berkat informasi dari masyarakat dan keputusan tim menggunakan jalur laut. Para pelajar ditemukan di pondok dekat Teluk Rambut tanpa mengalami luka serius.

Tidak Ada Sinyal, Para Pelajar Tak Bisa Hubungi Keluarga

Salah satu penyebab para pelajar tidak bisa memberi kabar adalah tidak adanya jaringan komunikasi di lokasi. “Para korban juga tidak dapat menghubungi keluarga karena di lokasi tidak terdapat jaringan komunikasi,” ujar Abdul Rahman.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu memberi tahu keluarga saat bepergian ke alam terbuka. Ia juga mengimbau agar anak-anak didampingi orang dewasa yang berpengalaman saat beraktivitas di hutan.

Layanan Darurat 115 Siap Diakses Warga Anambas

Masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 115 apabila menemukan kondisi yang membahayakan keselamatan manusia. Layanan ini dapat diakses kapan saja dan menjadi saluran pertama sebelum tim SAR dikerahkan.

Ketiga pelajar kini telah kembali ke keluarga masing-masing dalam kondisi sehat. Pihak sekolah dan orang tua diimbau memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top