KEPULAUAN RIAU — Tren kapasitas baterai pada ponsel pintar kelas atas atau flagship tampaknya akan memasuki standar baru. Setelah produsen berlomba-lomba menembus angka 5.000 mAh hingga 6.000 mAh, kini vivo dilaporkan siap melompati batasan tersebut melalui lini terbaru mereka, vivo X500 series.
Informasi yang beredar dari pembocor gadget (tipster) populer, Smart Pikachu, menyebutkan bahwa setiap varian dalam keluarga vivo X500 tidak akan ada yang memiliki kapasitas baterai di bawah 7.000 mAh. Jika rumor ini akurat, maka baik varian standar maupun varian Pro akan mendapatkan asupan daya yang setara besarnya.
Kabar mengenai penggunaan baterai jumbo ini sebenarnya bukan pertama kali muncul. Pada November tahun lalu, bocoran serupa sempat mencuat ke publik, namun laporan terbaru dari Smart Pikachu memperkuat spekulasi tersebut. Langkah ini menunjukkan ambisi vivo untuk menyelesaikan masalah klasik pengguna flagship, yakni borosnya konsumsi daya akibat layar resolusi tinggi dan prosesor berperforma tinggi.
Sebagai gambaran, pendahulu mereka yakni seri vivo X300, masih mengandalkan kapasitas yang lebih rendah. Dengan lonjakan ke angka 7.000 mAh, pengguna bisa mengharapkan masa pakai perangkat yang jauh lebih panjang, bahkan untuk penggunaan intensif seperti perekaman video 4K atau bermain game berat sepanjang hari tanpa perlu sering mencari pengisi daya.
Besarnya angka 7.000 mAh seringkali memicu kekhawatiran mengenai ketebalan dan bobot ponsel. Namun, industri teknologi saat ini mulai beralih menggunakan teknologi baterai Silicon-Carbon (Si-C). Teknologi ini memungkinkan densitas energi yang jauh lebih tinggi dalam ukuran fisik yang tetap ramping dibandingkan baterai Lithium-ion konvensional.
vivo kemungkinan besar akan mengimplementasikan pengembangan dari teknologi "BlueVolt" mereka untuk memastikan bodi X500 series tetap ergonomis. Penggunaan material silikon pada anoda baterai memungkinkan kapasitas meningkat drastis tanpa harus membuat ponsel terasa seperti membawa batu bata di saku pengguna.
Meskipun jadwal resmi belum diumumkan, vivo X500 series diperkirakan akan memulai debutnya pada akhir tahun 2024 atau awal 2025. Perangkat ini diposisikan sebagai suksesor langsung dari seri X300 yang saat ini menjadi andalan vivo di pasar global maupun Tiongkok.
Bagi konsumen di Indonesia, kehadiran seri ini tentu sangat dinantikan, mengingat seri X dari vivo selalu menjadi penantang kuat di sektor fotografi berkat kolaborasi dengan ZEISS. Dengan tambahan baterai 7.000 mAh, vivo X500 series berpotensi menjadi paket lengkap bagi pengguna profesional yang membutuhkan kamera mumpuni sekaligus ketahanan daya ekstra.
Kapasitas minimal 7.000 mAh akan memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan. Pengguna tidak lagi harus bergantung pada power bank, dan siklus pengisian daya yang lebih jarang secara teori dapat memperpanjang usia pakai baterai dalam jangka panjang.
Ponsel ini diperkirakan akan diperkenalkan secara resmi pada akhir tahun 2024, mengikuti siklus tahunan peluncuran produk flagship vivo.
Berdasarkan bocoran terbaru, seluruh model dalam lini X500 akan dibekali baterai dengan kapasitas minimal 7.000 mAh, tanpa terkecuali.
Informasi ini berasal dari tipster ternama di platform Weibo, Smart Pikachu, yang memiliki rekam jejak cukup akurat mengenai bocoran produk brand asal Tiongkok.