Gubernur Kepri Ansar Ahmad Resmikan Revitalisasi 12 Gedung SMA dan SMK di Batam, Anggaran Capai Rp 100 Miliar

Penulis: Bastian Sihombing  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 19:53:01 WIB
Gubernur Ansar Ahmad meresmikan revitalisasi 12 gedung SMA dan SMK di Batam dengan total anggaran Rp 100 miliar.

BATAM — Ratusan siswa di Kota Batam kini bisa menikmati ruang kelas dan laboratorium baru setelah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merampungkan program revitalisasi SMA dan SMK. Gubernur Ansar Ahmad menandatangani prasasti peresmian di SMK Negeri 11 Batam, Rabu (13/5/2026), menandai selesainya pembangunan dan renovasi 12 titik fasilitas pendidikan.

Proyek ini bersumber dari Program Revitalisasi Asta Cita SMA/SMK serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. "Totalnya kurang lebih Rp 100 miliar yang kita pakai untuk memperbaiki dan melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan juga mendirikan sekolah baru," kata Ansar dalam sambutannya.

Fasilitas Baru di 12 Sekolah, dari Ruang Kelas hingga Laboratorium

Pembangunan tidak merata di satu titik. Sejumlah sekolah mendapat ruang kelas baru, sementara lainnya difokuskan pada ruang praktik siswa (RPS) dan laboratorium. Berikut rincian penerima manfaat:

  • SMA Negeri 11 Batam: Revitalisasi 3 ruang kelas dan 1 perpustakaan
  • SMA Negeri 5 Batam: Pembangunan 2 ruang kelas baru
  • SMK Negeri 9 Batam: RPS, laboratorium, ruang kelas baru, dan lanjutan pembangunan RPS
  • SMK Negeri 8 & 12 Batam: Masing-masing 4 ruang kelas baru
  • SMK Negeri 1 Batam: RPS teknik instalasi listrik, laboratorium komputer, 7 ruang kelas baru, lapangan, dan toilet
  • SMK Negeri 11 & 3 Batam: Masing-masing 6 ruang kelas baru
  • SMKS Ma'arif NU Batam: RPS teknik logistik dan toilet
  • SMKS Muhammadiyah Batam: RPS teknik body kendaraan ringan dan toilet
  • SMA Negeri 16 Batam: 4 ruang baru dan 6 unit toilet

Pendidikan sebagai "Senjata" Hadapi Era 5.0

Gubernur Ansar menekankan bahwa pembangunan fisik sekolah bukan sekadar proyek infrastruktur. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di era digital.

"Pendidikan adalah sebuah instrumen penting. Betapa pentingnya pendidikan sehingga bisa dipakai sebagai senjata untuk mengubah dunia ini," ujar Ansar.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi yang kian pesat. Ansar menegaskan bahwa Pemprov Kepri berkomitmen menyiapkan generasi muda melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi. "Instrumen teknologi sekarang penggunaannya digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Kita perlu mempersiapkan SDM yang mampu bersaing di era 5.0 agar kita mampu menjadi penguasa di berbagai sektor di dunia dan bukan sekedar menjadi penonton di kampung sendiri," paparnya.

Kolaborasi dengan Dunia Industri Diperkuat

Dalam kesempatan yang sama, Ansar mengapresiasi dukungan perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra SMA dan SMK di Batam. Ia menilai kolaborasi dengan dunia industri sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan kerja yang relevan.

Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas belajar, tetapi juga mendorong lulusan SMK dan SMA di Batam lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja. Pemprov Kepri menargetkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bekal bagi generasi muda di masa depan.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: medianesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top