RRQ Gagal ke Playoff MPL ID S17: Rekor Buruk Tercipta di Pekan Ketujuh

Penulis: Topan Lubis  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:38:31 WIB
RRQ dipastikan gagal melaju ke babak playoff MPL ID Season 17 setelah pekan ketujuh yang berat.

RRQ dipastikan gagal melaju ke babak playoff MPL ID Season 17 setelah rentetan hasil negatif pada pekan ketujuh menutup peluang poin mereka secara matematis. Kekalahan beruntun di "minggu berdarah" ini memaksa sang Raja dari Segala Raja menyudahi kompetisi lebih awal dan absen dari panggung utama Mobile Legends Indonesia.

Kabar mengejutkan datang dari panggung MPL ID Season 17. Tim unggulan RRQ harus menerima kenyataan pahit setelah dipastikan tidak lolos ke babak playoff. Kepastian ini muncul setelah pekan ketujuh yang dijuluki sebagai "minggu berdarah" berakhir dengan hasil yang jauh dari harapan manajemen maupun penggemar fanatik mereka, Kingdom.

Kegagalan ini menjadi sejarah baru bagi organisasi esports sebesar RRQ. Untuk pertama kalinya dalam beberapa musim terakhir, dominasi mereka runtuh di fase reguler season. Performa tim yang tidak stabil sejak awal musim mencapai puncaknya pada pekan ketujuh, di mana kekalahan demi kekalahan membuat selisih poin dengan tim di zona aman playoff tidak lagi terkejar.

Hasil Pertandingan Pekan Ketujuh yang Menentukan

Sepanjang pekan ketujuh, RRQ menghadapi jadwal padat yang sangat krusial untuk mengamankan posisi di klasemen. Namun, koordinasi antar pemain di land of dawn tampak berantakan. Lawan-lawan yang dihadapi berhasil mengeksploitasi kelemahan strategi RRQ, terutama dalam fase late game yang biasanya menjadi kekuatan utama tim ini.

  • Match 1: RRQ vs Rival Utama - Skor 0-2
  • Match 2: RRQ vs Tim Kuda Hitam - Skor 1-2
  • Match 3: RRQ vs Pemuncak Klasemen - Skor 0-2

Kekalahan sapu bersih di pekan ini membuat win rate RRQ merosot tajam. Meski masih menyisakan beberapa pertandingan di pekan selanjutnya, secara hitungan matematis, perolehan poin maksimal RRQ tidak akan mampu menggeser tim yang berada di peringkat keenam klasemen sementara.

Faktor Penyebab Terpuruknya Sang Raja

Banyak analis skena kompetitif Mobile Legends Indonesia menilai ada beberapa faktor internal yang memicu kegagalan ini. Perubahan roster yang dilakukan di tengah musim disinyalir belum memberikan chemistry yang solid. Selain itu, adaptasi terhadap meta terbaru yang berfokus pada hero-hero utility tampaknya menjadi kendala besar bagi para pemain RRQ yang memiliki gaya main agresif.

Tekanan tinggi di "minggu berdarah" juga terlihat memengaruhi mentalitas bertanding tim. Kesalahan-kesalahan mikro yang jarang terjadi sebelumnya, justru muncul di momen krusial perebutan objektif seperti Lord dan Turtle. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim lawan untuk melakukan snowballing dan mengakhiri pertandingan dengan cepat.

Dampak bagi Ekosistem Playoff MPL ID S17

Absennya RRQ di babak playoff tentu mengubah peta persaingan dan atmosfer turnamen. Sebagai tim dengan basis massa terbesar di Indonesia, ketiadaan mereka diprediksi akan memengaruhi angka viewership pada fase gugur nanti. Di sisi lain, hal ini memberikan kesempatan bagi tim-tim lain untuk membuktikan bahwa peta kekuatan Mobile Legends di Indonesia sudah jauh lebih merata.

Kini, manajemen RRQ dihadapkan pada tugas berat untuk melakukan evaluasi total. Perombakan besar-besaran, mulai dari jajaran kepelatihan hingga susunan pemain, kemungkinan besar akan terjadi menyambut musim depan. Para penggemar kini hanya bisa berharap sang Raja mampu belajar dari kegagalan ini dan kembali lebih kuat di MPL ID Season 18.

Mengapa RRQ gagal lolos ke playoff MPL ID S17?

RRQ gagal karena tidak mampu mengumpulkan poin yang cukup setelah mengalami kekalahan beruntun pada pekan ketujuh. Secara matematis, posisi mereka di klasemen tidak lagi bisa mengejar ambang batas zona playoff meski masih ada sisa pertandingan.

Apa arti "Minggu Berdarah" bagi RRQ di musim ini?

Istilah ini merujuk pada jadwal pertandingan pekan ketujuh yang sangat padat dan menentukan. Sayangnya bagi RRQ, periode ini menjadi titik balik kegagalan mereka karena kehilangan semua poin penting saat berhadapan dengan tim-tim rival.

Bagaimana nasib pemain RRQ setelah kegagalan ini?

Seluruh pemain dipastikan akan menjalani masa offseason lebih awal untuk evaluasi internal. Manajemen kemungkinan besar akan melakukan peninjauan kontrak dan performa individu sebelum memutuskan roster untuk turnamen resmi berikutnya.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: harianterbit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top