Toyota Yaris Cross resmi melantai di pasar Malaysia dengan banderol mulai RM 99.900 atau sekitar Rp 345 jutaan. Model ini diposisikan sebagai versi lebih mewah dari Perodua Traz dengan selisih harga mencapai RM 18.800 atau setara Rp 65 juta untuk varian bensin. Kehadiran opsi mesin Hybrid menjadi pembeda paling krusial sekaligus daya tarik utama bagi konsumen di Negeri Jiran.
Pasar SUV ringkas di Malaysia semakin memanas dengan peluncuran Toyota Yaris Cross. Kehadirannya menjawab ekspektasi konsumen yang menginginkan spesifikasi lebih tinggi dibandingkan kembarannya, Perodua Traz. Meski berbagi platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture), Toyota memberikan sentuhan yang jauh lebih premium untuk membenarkan selisih harga yang cukup lebar.
Secara visual, Toyota Yaris Cross tampil dengan bahasa desain yang lebih bersih dan dewasa. Grille trapesium di bagian depan mengingatkan pada sosok Corolla Cross sebelum versi facelift, memberikan kesan kokoh namun tetap berkelas. Berbeda dengan Traz yang menggunakan aksen berbentuk L pada rumah lampu kabut, Yaris Cross memilih desain segitiga yang membuat tampilan wajahnya terlihat lebih lebar.
Sektor kaki-kaki juga mendapatkan peningkatan signifikan. UMW Toyota menyematkan velg alloy 18 inci dengan finishing dua warna (two-tone) yang dibalut ban berprofil 215/55 R18. Ukuran ini satu inci lebih besar dibandingkan velg 17 inci milik Perodua Traz. Di bagian belakang, Toyota menghilangkan bar hitam yang menghubungkan lampu rem untuk menghindari kesan terlalu ramai pada desain buritan.
Masuk ke dalam kabin, perbedaan atmosfer langsung terasa. Toyota meninggalkan aksen merah mencolok yang ada pada Traz dan menggantinya dengan panel hitam glossy yang lebih kalem. Panel sentuh empuk pada dasbor kini menggunakan jahitan berwarna biru, senada dengan identitas kendaraan ramah lingkungan milik Toyota.
Kenyamanan pengemudi menjadi prioritas dengan hadirnya pengaturan jok elektrik delapan arah (8-way power adjustment). Seluruh kursi sudah dibalut kulit sintetis berkualitas, di mana varian Hybrid mendapatkan desain "breathable mesh" tambahan. Fitur ini tidak ditemukan pada Perodua Traz, menegaskan posisi Yaris Cross sebagai kasta tertinggi di kelasnya.
Sektor dapur pacu menjadi poin di mana Toyota benar-benar memisahkan diri. Meski varian standar masih mengusung mesin 1.500 cc 2NR-VE bertenaga 106 PS dan torsi 138 Nm, Toyota menyediakan varian Hybrid yang eksklusif. Varian ini menggunakan mesin siklus Atkinson 2NR-VEX yang dipadukan dengan motor listrik.
Sistem hybrid ini identik dengan yang digunakan pada Vios Hybrid, menawarkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik untuk penggunaan dalam kota. Penggunaan transmisi E-CVT planetary gearset pada model ini juga memberikan karakter berkendara yang lebih halus dibandingkan transmisi D-CVT konvensional.
Toyota menawarkan Yaris Cross dalam dua varian utama untuk pasar Malaysia. Harga yang ditawarkan berada di atas plafon tertinggi Perodua, namun tetap kompetitif untuk segmen B-SUV bermerek Jepang. Perlu dicatat bahwa Toyota tidak menawarkan opsi atap hitam (black roof) seperti yang tersedia pada Perodua Traz.
Selisih harga sekitar Rp 65 juta dibandingkan Traz varian H memang cukup besar. Namun, bagi konsumen yang mengejar nilai prestise logo Toyota, fitur kenyamanan kabin yang lebih lengkap, serta teknologi hybrid yang efisien, Yaris Cross menjadi pilihan yang sulit untuk diabaikan di segmennya.