Wizards of the Coast mengonfirmasi adanya plagiarisme pada ilustrasi kartu The One Ring terbaru dalam set Magic: The Gathering (MTG) bertema The Hobbit. Kasus yang melibatkan seniman veteran Dan Frazier ini mencuat setelah komunitas menemukan kemiripan desain dengan karya Marta Nael dari edisi sebelumnya.
Wizards of the Coast dan ilustrator legendaris Dan Frazier resmi menyampaikan permintaan maaf terkait skandal plagiarisme karya seni kartu "The One Ring". Pengakuan ini muncul setelah para penggemar di forum Reddit menyadari adanya kemiripan mencolok antara ilustrasi Frazier untuk set The Hobbit dengan karya Marta Nael dari set Tales of Middle-earth yang rilis lebih dulu.
Dan Frazier merupakan salah satu seniman orisinal yang telah berkontribusi sejak awal berdirinya Magic: The Gathering. Namun, dalam proyek terbaru ini, ia mengakui telah melakukan kesalahan fatal dalam proses kreatifnya yang memicu perdebatan mengenai integritas karya seni di industri Trading Card Game (TCG).
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di platform X pada 2 Mei 2026, Dan Frazier menjelaskan bahwa niat awalnya adalah menciptakan versi ikonik dari cincin penguasa tersebut. Namun, ia mengakui bahwa metode yang digunakannya melampaui batas penggunaan referensi yang wajar.
"Saya membuat kesalahan dan merasa sangat menyesal," tulis Frazier dalam pernyataan resminya. "Saya terutama merasa tidak enak kepada Marta, yang karyanya sangat saya kagumi. Dalam upaya menciptakan versi ikonik The One Ring, saya akhirnya menggunakan cincin milik Marta sebagai referensi dan melukis di atasnya (painted over) untuk menggambarkan benda yang sangat dicintai penggemar. Dengan melakukan itu, saya tidak menjadikannya karya saya sendiri."
Frazier juga menyatakan telah menghubungi Marta Nael secara pribadi untuk meminta maaf sebagai sesama seniman. Skandal ini menjadi sorotan tajam karena industri kartu koleksi sangat bergantung pada orisinalitas ilustrasi yang sering kali menjadi penentu nilai ekonomi sebuah kartu.
Wizards of the Coast selaku perusahaan induk merespons insiden ini dengan beberapa kebijakan baru untuk menghargai hak cipta Marta Nael. Meskipun mereka mengaku gagal mendeteksi kemiripan tersebut di tahap awal, perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan masalah hak cipta ini secara profesional.
Berikut adalah langkah-langkah yang diambil oleh Wizards of the Coast:
Bagi komunitas pemain dan kolektor Magic: The Gathering di Indonesia, kasus ini memberikan dampak pada persepsi nilai kartu. Kartu "The One Ring" merupakan salah satu kartu paling dicari di pasar lokal, baik untuk kebutuhan kompetitif maupun investasi koleksi. Adanya cacat pada latar belakang penciptaan karya seni biasanya memicu fluktuasi harga di pasar sekunder.
Para kolektor di Indonesia kini perlu memperhatikan pembaruan pada client digital seperti MTG Arena yang akan segera mendapatkan pembaruan data artis. Meskipun kartu fisik yang sudah tercetak tidak bisa diubah, pengakuan resmi dari Wizards sering kali membuat kartu edisi "bermasalah" tersebut justru menjadi barang langka yang unik di mata kolektor tertentu.
Insiden ini menambah daftar panjang tantangan kurasi seni bagi Wizards of the Coast. Ke depannya, perusahaan diharapkan memperketat penggunaan referensi digital oleh para seniman guna menjaga kepercayaan komunitas global yang terus berkembang.