EarFun resmi memperkenalkan Clip 2, TWS open-ear terbaru yang membawa fitur AI real-time translation dan daya tahan baterai total 40 jam. Perangkat ini diposisikan sebagai alternatif terjangkau bagi para pelari dan pegiat gym yang membutuhkan kualitas audio mumpuni tanpa harus kehilangan kesadaran terhadap situasi di lingkungan sekitar.
Tren penggunaan perangkat audio untuk olahraga kini mulai bergeser dari Active Noise Cancellation (ANC) menuju desain open-ear. EarFun, produsen audio yang dikenal dengan rasio price-to-performance tinggi, merilis EarFun Clip 2 sebagai suksesor model sebelumnya. Perangkat ini dirancang khusus untuk pengguna yang merasa AirPods Pro atau TWS konvensional terlalu menutup suara lingkungan saat digunakan di jalan raya atau area publik.
Kebutuhan akan situational awareness menjadi alasan utama mengapa model open-ear seperti Clip 2 mulai mengancam dominasi AirPods di tas gimnastik para pengguna. Berbeda dengan AirPods yang menyumbat kanal telinga, desain C-clip pada EarFun Clip 2 memungkinkan suara ambien tetap terdengar secara alami. Hal ini krusial bagi pelari untuk tetap waspada terhadap suara lalu lintas atau instruksi pelatih di pusat kebugaran.
EarFun membawa sejumlah peningkatan teknis yang cukup signifikan dibandingkan generasi pertamanya. Fokus utama terletak pada ketahanan baterai dan fleksibilitas penggunaan harian. Berikut adalah rincian spesifikasinya:
Salah satu lompatan paling mencolok pada Clip 2 adalah integrasi fitur penerjemahan berbasis kecerdasan buatan (AI) secara real-time. Fitur ini memungkinkan pengguna memahami percakapan dalam bahasa asing secara langsung, sebuah nilai tambah yang jarang ditemukan pada perangkat audio di kelas harga terjangkau. Bagi pelancong atau pengguna yang sering berinteraksi dengan komunitas internasional, tambahan teknologi ini memberikan fungsi lebih dari sekadar pemutar musik.
Dari sisi kualitas suara, dukungan codec Hi-Res menjanjikan detail audio yang lebih kaya dibandingkan model standar. Namun, laporan pengujian menunjukkan adanya sedikit penurunan pada performa bass jika dibandingkan dengan EarFun Clip versi orisinal. Meski begitu, kualitas panggilan suara diklaim tetap stabil dan jernih berkat mikrofon yang telah dioptimalkan untuk meredam gangguan suara angin.
EarFun Clip 2 dipasarkan sebagai opsi ekonomis di tengah mahalnya harga perangkat audio premium dari brand besar. Meski dibanderol sedikit lebih mahal dari versi pertamanya karena penambahan fitur nirkabel dan AI, harganya diprediksi tetap berada di bawah kisaran Rp1 jutaan jika mengacu pada skema harga global EarFun selama ini.
Sebagai perbandingan, model pendahulunya masih tetap dijual sebagai opsi bagi pengguna yang memiliki anggaran lebih ketat. Versi orisinal tetap menawarkan kenyamanan penggunaan sepanjang hari dan daya tahan baterai 10 jam pada buds, tanpa fitur tambahan seperti pengisian daya nirkabel dan penerjemahan AI.
Pasar Indonesia memiliki minat yang tinggi terhadap perangkat TWS di bawah Rp1 juta yang memiliki durabilitas tinggi. Kehadiran EarFun Clip 2 memberikan solusi bagi komunitas lari (runners) dan pesepeda di kota-kota besar seperti Jakarta yang sering mengeluhkan rasa tidak aman saat memakai TWS dengan fitur ANC di jalan raya.
Dukungan sertifikasi IP55 juga sangat relevan dengan iklim tropis Indonesia, memastikan perangkat tetap aman meski terkena keringat berlebih atau rintik hujan saat beraktivitas di luar ruangan. Jika Anda mencari perangkat yang tidak mengisolasi Anda dari dunia luar namun tetap memberikan kualitas suara yang solid untuk menemani sesi latihan di tahun 2026, EarFun Clip 2 merupakan kandidat kuat untuk menggantikan posisi AirPods.
Persaingan di segmen open-ear diprediksi akan semakin ketat. EarFun Clip 2 membuktikan bahwa fitur premium seperti AI dan Hi-Res tidak lagi eksklusif milik perangkat kelas atas, melainkan mulai merambah ke segmen yang lebih inklusif bagi semua kalangan pengguna.