BATAM — Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan SMPN 52 Batam, Sabtu (2/5/2026). Hendri hadir mengenakan pakaian adat Melayu lengkap untuk meneguhkan semangat kearifan lokal di tengah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran kepala sekolah, tenaga pendidik, serta ratusan peserta didik yang memadati lapangan sekolah sejak pagi hari.
Dalam amanatnya, Hendri Arulan yang akrab disapa Bang Hend menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia menyebut peringatan 2 Mei merupakan titik balik bagi seluruh insan pendidikan di Batam untuk mengevaluasi capaian dan memperbaiki kekurangan dalam proses belajar mengajar.
"Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan dedikasi dan komitmen dalam memajukan pendidikan. Ini juga bagian dari upaya kita memenuhi amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan pelayanan pendidikan terbaik," ujar Hendri Arulan, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, pelayanan pendidikan yang berkualitas adalah hak dasar setiap anak di Batam. Hendri mengapresiasi kerja keras para guru dan kepala sekolah yang terus berinovasi meskipun tantangan zaman semakin kompleks. Dedikasi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mencetak generasi emas di masa depan.
Tema "Partisipasi Semesta" yang diangkat tahun ini mengandung pesan mendalam tentang kolaborasi. Hendri menjelaskan bahwa tanggung jawab mendidik anak bangsa tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dan seluruh elemen masyarakat.
Pendidikan, lanjut Hendri, memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak terbatas pada dinding ruang kelas. Ia mendorong para pendidik untuk melihat setiap aktivitas positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari proses pembentukan karakter siswa.
"Pendidikan bukan hanya tentang buku, kelas, dan guru. Pendidikan adalah semua aktivitas yang kita lakukan setiap hari yang memiliki nilai positif," tambahnya di hadapan peserta upacara.
Salah satu poin krusial yang ditekankan Hendri Arulan dalam Hardiknas 2026 adalah terciptanya lingkungan sekolah yang aman. Dinas Pendidikan Kota Batam menaruh perhatian serius terhadap isu kesehatan mental siswa, terutama terkait pencegahan tindakan kekerasan fisik maupun verbal.
Hendri memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala sekolah untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik perundungan di sekolah masing-masing. Lingkungan yang nyaman dianggap sebagai prasyarat mutlak agar siswa dapat menyerap ilmu pengetahuan secara maksimal.
"Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan, tidak ada lagi bullying di lingkungan sekolah," tegas Hendri.
Melalui momentum Hardiknas ini, Pemerintah Kota Batam berharap sinergi antara tenaga pendidik dan peserta didik terus meningkat. Fokus utama ke depan adalah memastikan setiap sekolah di Batam mampu menghadirkan standar pendidikan yang inklusif dan bermutu tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.