Kepri Ramadhan Fair 2026 Digelar Awal Maret, UMKM Bersiap

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 03 Februari 2026 | 12:14:02 WIB
Rapat koordinasi persiapan Kepri Ramadhan Fair 2026 digelar di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin, 2 Februari 2026.

Dompak - Persiapan Kepri Ramadhan Fair 2026 dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai III, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Senin, 2 Februari 2026. Rapat dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, serta perwakilan lembaga terkait. Agenda rapat difokuskan pada pemantapan teknis pelaksanaan dan pembagian peran masing-masing pihak.

Luki menyampaikan bahwa Kepri Ramadhan Fair atau KURMA telah menjadi agenda tahunan Provinsi Kepulauan Riau dan merupakan bagian dari rangkaian program Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) yang terintegrasi dengan program nasional sejak 2023. Branding KURMA yang digunakan sejak 2024 kembali dipertahankan pada edisi 2026.

Ia juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia Perwakilan Kepri yang selama ini berperan aktif sebagai Ketua Pelaksana KDEKS Daerah. Dukungan tersebut dinilai konsisten dalam mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Kepulauan Riau.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah agenda utama KURMA 2026, antara lain lomba azan dan dai cilik tingkat provinsi, lomba busana muslim berbasis produk UMKM lokal, lomba kompang dan sholawat, pasar murah, pojok layanan syariah, seminar ekonomi dan keuangan syariah, serta bazar UMKM.

Rapat juga merekomendasikan lokasi pelaksanaan kegiatan. Bazar UMKM tetap dipusatkan di kawasan Jalan Merdeka, sementara kegiatan utama dan penutupan diarahkan ke kawasan Gedung Dekranasda Kepri yang dinilai lebih representatif untuk kegiatan berskala besar dan tamu undangan.

Penjabat Sekdaprov Kepri menekankan pentingnya penunjukan penanggung jawab untuk setiap kegiatan agar persiapan berjalan tepat waktu. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menyusun perencanaan teknis dan pembiayaan secara realistis mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri memaparkan konsep awal pelaksanaan KURMA 2026, termasuk penataan lokasi, jadwal kegiatan, dan kebutuhan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah. Konsep tersebut akan dibahas kembali bersama Bank Indonesia dan tim KDEKS untuk penyempurnaan sebelum rapat final digelar.

Reporter: Redaksi
Back to top