TANJUNGPINANG – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar melakukan kunjungan spiritual dan sejarah ke Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (15/1/2026). Didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Menag melaksanakan Safari Subuh sekaligus berziarah ke makam para tokoh dan pahlawan nasional yang memiliki keterkaitan dengan sejarah keluarganya.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. Usai ibadah, Menag bersama Gubernur Ansar Ahmad, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Raja Hafiz, serta Kepala Kanwil Kemenag Kepri Zoztafia menyapa dan bersalaman dengan masyarakat setempat.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Kompleks Pemakaman Para Raja di Pulau Penyengat, termasuk makam Raja Ali Haji dan Daeng Celak. Di lokasi tersebut, Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan rasa haru dan syukur karena akhirnya dapat berziarah ke makam leluhur.
“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berziarah ke makam nenek moyang saya,” ujar Nasaruddin Umar usai prosesi ziarah.
Ia menjelaskan bahwa Daeng Celak merupakan salah satu tokoh yang masuk dalam silsilah keluarganya di Palopo, Sulawesi. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman personal sekaligus refleksi sejarah bagi dirinya.
Selain ziarah, Menag juga menyampaikan kekagumannya terhadap Pulau Penyengat yang dinilainya sebagai kawasan sarat nilai sejarah, budaya, dan peradaban Melayu. Menurutnya, pulau ini menyimpan jejak penting perjalanan bangsa yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.