Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kepri resmi dimulai dengan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan. Acara ini akan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kwarda, termasuk Gubernur Ansar Ahmad, Wakil Ketua Mabida Nyanyang Haris Pratamura, Ketua Kwarda Adi Prihantara, serta Ketua Harian Lamidi.
Ketua Panitia Hari Pramuka, Darson, menyebut ziarah ini bukan sekadar seremoni. “Ziarah makam pada 12 Agustus ini adalah pembuka. Setelah itu, pada 14 Agustus pagi hari, kita akan melaksanakan puncak Upacara Hari Pramuka di Halaman Gedung Daerah,” ujarnya.
Ansar Ahmad: Pramuka Harus Jadi Pelopor Ketahanan Pangan
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa momentum Hari Pramuka tahun ini harus menjadi pelecut semangat bagi generasi muda. Ia mengaitkan peran Pramuka dengan program strategis pemerintah daerah, terutama dalam memperkuat kemandirian pangan.
“Ziarah ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk refleksi bagi kita semua untuk meneladani kegigihan para pahlawan. Sejalan dengan tema tahun ini, saya mengajak seluruh elemen Gerakan Pramuka Kepri untuk memantapkan langkah organisasi dalam mendukung swasembada pangan daerah,” ujar Ansar Ahmad dalam keterangannya.
Ia menambahkan, Pramuka harus menjadi pelopor di masyarakat untuk menyukseskan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Ada Donor Darah dan Ulang Janji di Pulau Penyengat
Ketua Harian Kwarda Kepri, Lamidi, menjelaskan bahwa ziarah makam dipilih sebagai agenda pembuka untuk memperkokoh fondasi spiritual dan nasionalisme anggota. Menurutnya, seluruh persiapan teknis telah dimatangkan.
“Kami ingin menanamkan kembali rasa hormat pada sejarah, sekaligus mengonsolidasikan kekuatan organisasi agar program-program kerja Kwarda Kepri ke depan, khususnya dalam mendukung swasembada pangan, dapat terlaksana secara terukur,” jelas Lamidi.
Panitia telah menyusun jadwal matriks kegiatan secara terstruktur. Setelah upacara puncak pada 14 Agustus, Kwarda Kepri akan menggelar aksi donor darah pada 27 Agustus di Asrama Haji Kota Tanjungpinang. Rangkaian peringatan ditutup dengan agenda TPGP dan Ulang Janji pada 29 Agustus malam di Balai Adat Pulau Penyengat.
Tema Besar: Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Ketua Kwarda Kepri, Adi Prihantara, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka adalah wadah strategis untuk mencetak generasi yang tangguh.
“Melalui prinsip Tri Satya dan Dasa Darma, kita membentuk karakter pemuda yang penuh dedikasi. Di usia Pramuka yang semakin matang ini, kami ingin memastikan anggota Pramuka Kepri memiliki keuletan dan semangat gotong royong untuk terjun langsung membantu program ketahanan pangan ini,” tegas Adi Prihantara.
Bagi anggota Pramuka atau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan narahubung Abbas M.Zein di nomor 0821-6427-6001. Informasi terkini juga bisa dipantau melalui Instagram @Kwarda.kepri dan Facebook Kwarda Pramuka Kepri.