BATAM — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan kondisi cuaca di Kepulauan Riau pada Selasa (7/7) didominasi berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang. Namun, kewaspadaan ekstra diperlukan di Natuna dan Kepulauan Anambas.
Forecaster BMKG Batam menjelaskan bahwa fenomena belokan angin (shearline) menyebabkan penumpukan dan perlambatan massa udara. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal di sebagian besar kabupaten/kota.
Dua Wilayah yang Perlu Diwaspadai
BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada bagi warga di Natuna dan Kepulauan Anambas. Kedua wilayah ini diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.
Cuaca buruk tersebut diperkirakan terjadi pada rentang waktu pagi hingga siang hari. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan.
Prakiraan Cuaca di Tujuh Kabupaten/Kota
Secara umum, suhu udara di seluruh wilayah Kepri berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celcius. Angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan bervariasi. Berikut rincian prakiraan cuaca di tujuh kabupaten/kota:
- Kota Batam: Pagi hujan ringan, siang hujan ringan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin Selatan 4-15 km/jam.
- Kota Tanjungpinang: Pagi hujan ringan, siang berawan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin Selatan 9-14 km/jam.
- Kabupaten Bintan: Pagi berawan, siang hujan ringan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin Selatan 5-12 km/jam.
- Kabupaten Karimun: Pagi dan siang hujan ringan, malam dan dini hari berawan. Angin Selatan 7-15 km/jam.
- Kabupaten Lingga: Pagi dan siang berawan, malam cerah berawan, dini hari hujan ringan. Angin Selatan 11-18 km/jam.
- Kabupaten Natuna: Pagi hujan ringan, siang hujan sedang, malam hujan ringan, dini hari berawan. Angin Selatan 8-14 km/jam.
- Kabupaten Kepulauan Anambas: Pagi hujan ringan, siang hujan petir, malam hujan ringan, dini hari berawan tebal. Angin Selatan 13-20 km/jam.
Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Anambas yang mencapai 20 kilometer per jam. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG.