BATAM — Pemerintah Kota Batam mendapatkan suntikan fasilitas olahraga baru tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Lapangan Olahraga Dataran Engku Putri yang sebelumnya direvitalisasi melalui skema CSR kini resmi beroperasi.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batamcentre, Kamis (25/6/2026). Proyek ini merupakan inisiatif PT Wasco Engineering Indonesia yang menggandeng PT Schneider Electric France, PT Jotun Indonesia, PT Eka Vita, dan PT Batam Cyclet.
APBD Terbatas, Dunia Usaha Jadi Penopang
Amsakar mengakui bahwa kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan. Ia menyebutkan APBD Pemko Batam hanya sekitar Rp4,5 triliun, sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari BP Batam sebesar Rp2,4 triliun.
“Dukungan dunia usaha sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan lebih cepat,” ujar Amsakar dalam sambutannya.
Menurutnya, Batam sebagai gerbang perdagangan internasional harus memiliki wajah kota yang layak. Kehadiran lapangan ini dinilai menjadi salah satu modal penting untuk menyambut ajang bola basket internasional yang akan diikuti 37 negara pada Juli mendatang.
Investasi Melonjak 125 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,78 Persen
Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta disebut telah membuahkan hasil nyata. Amsakar mencatat pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,78 persen, sementara nilai investasi melonjak hingga 125 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga meningkat menjadi 83,8. Angka ini menunjukkan perbaikan kualitas hidup warga seiring menggeliatnya investasi dan pembangunan infrastruktur.
Harapan agar Makin Banyak Perusahaan Tergerak
Wali Kota berharap peresmian lapangan ini bisa menjadi contoh bagi korporasi lain. “Ini modal penting menyambut acara tersebut. Semoga makin banyak perusahaan tergerak berkontribusi membangun Batam lewat CSR,” pungkas Amsakar.
Lapangan yang berlokasi di kawasan Batamcentre itu kini siap digunakan untuk latihan dan pertandingan skala internasional. Pemerintah setempat optimistis fasilitas ini akan mendongkrak sektor olahraga dan pariwisata daerah.