PADANG — Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB tidak hanya memadamkan listrik di Sumatera Barat, tetapi juga berdampak ke sejumlah provinsi lain di Pulau Sumatera. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar memastikan bahwa seluruh gardu induk di provinsi tersebut kini sudah beroperasi normal, namun pemulihan ke pelanggan masih bertahap.
Proses Pemulihan: Gardu Induk Nyala, Penyulang Masih Diproses
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menjelaskan bahwa tim teknis bergerak cepat sejak Jumat malam. Hingga Sabtu (23/5) pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem kelistrikan di Sumbar sudah pulih. "Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja," kata Ajrun saat dikonfirmasi di Padang, Sabtu.
Proses pembebanan ini menjadi kunci agar aliran listrik kembali normal ke rumah-rumah pelanggan. PLN menegaskan bahwa infrastruktur kelistrikan di Sumbar, khususnya pada jaringan tegangan rendah dan menengah, dalam kondisi aman. Petugas di lapangan terus bekerja untuk memastikan setiap penyulang yang padam dapat dialiri listrik secara bertahap.
Dugaan Sementara: Gangguan Berasal dari Jambi
PLN belum merinci penyebab utama blackout yang melumpuhkan sistem kelistrikan di sebagian besar Sumatera. Namun, dugaan sementara mengindikasikan adanya gangguan sistem kelistrikan yang berasal dari arah Provinsi Jambi. Gangguan interkoneksi ini diketahui tidak hanya berdampak pada Sumbar, tetapi juga memicu pemadaman di Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
Ajrun Karim mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia meminta warga memantau perkembangan penanganan gangguan ini secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi contact center PLN 123. "Kami terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen," ujarnya.
Apa Langkah Selanjutnya? Fokus pada 175 Penyulang yang Masih Padam
Dengan 21 gardu induk yang sudah beroperasi, fokus utama PLN saat ini adalah menyelesaikan proses pembebanan pada 175 penyulang yang masih padam. Setiap penyulang harus diisi beban secara bertahap untuk menghindari gangguan baru. Proses ini membutuhkan waktu karena tim teknis harus memastikan kestabilan sistem di setiap titik.
PLN belum memberikan estimasi waktu pasti kapan seluruh listrik di Sumbar akan pulih total. Namun, dengan seluruh gardu induk yang sudah menyala, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dibandingkan jika gardu induk masih dalam kondisi mati. Masyarakat diharapkan bersabar dan terus memantau informasi resmi dari PLN.