Pencarian

Timnas Hockey Indonesia Incar Tiket Olimpiade 2028 Lewat Naturalisasi 10 Pemain

Minggu, 03 Mei 2026 • 23:35:04 WIB
Timnas Hockey Indonesia Incar Tiket Olimpiade 2028 Lewat Naturalisasi 10 Pemain
Timnas Hockey Indonesia siapkan naturalisasi 10 pemain Eropa untuk target Olimpiade 2028.

Timnas Hockey Indonesia membidik tiket Olimpiade Los Angeles 2028 dengan target menembus posisi enam besar pada Asian Games Nagoya 2026 mendatang. Langkah strategis ini mencakup rencana naturalisasi 10 pemain asal Eropa guna mendongkrak prestasi skuad Garuda di panggung dunia.

Prestasi hoki Indonesia sedang berada di titik didih. Meski belum masuk daftar prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), cabang olahraga Olimpiade ini sukses mencatatkan sejarah besar di level Asia Tenggara. Komitmen Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia (PP FHI) bersama pelatih kawakan asal Malaysia, Muhamad Dhaarma Raj, perlahan mengubah persepsi publik terhadap olahraga ini.

Kebangkitan ini bermula saat Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia meruntuhkan dominasi Malaysia di SEA Games 2023 Kamboja. Tren positif tersebut berlanjut pada edisi 2025 di Thailand, di mana Pasukan Garuda sukses mempertahankan medali emas. Tak berhenti di sana, tim hoki lapangan (field hockey) putra dan putri juga memastikan diri lolos ke Asian Games Nagoya 2026.

Misi Menembus Enam Besar Asian Games 2026

PP FHI kini enggan sekadar menjadi tim penggembira pada ajang multicabang empat tahunan tersebut. Target besar telah dipatok: lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028. Untuk mencapainya, Indonesia wajib finis di peringkat enam besar pada Asian Games Nagoya 2026 agar mendapatkan tiket babak kualifikasi Olimpiade.

Sekjen PP FHI, Yasser Arafat Suaidy, bergerak cepat dengan mengusulkan naturalisasi pemain berkualitas dari liga top Eropa. Rencana ini bahkan sudah disampaikan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PP FHI periode 2026-2030. Pemerintah melalui Wapres berkomitmen mencarikan dukungan dana dari sektor BUMN dan swasta.

Naturalisasi Pemain Liga Belanda dan Jerman

Coach Dhaarma Raj menegaskan bahwa kehadiran pemain keturunan sangat krusial untuk bersaing di level Asia. Ia merekomendasikan 10 pemain naturalisasi, terdiri dari lima pemain putra dan lima pemain putri. Pemain-pemain ini bukan sosok sembarangan karena aktif merumput di kompetisi kasta tertinggi di Belanda dan Jerman.

"Persaingan sangat ketat di Asian Games Nagoya 2026. Minimal kita harus naturalisasi 5 pemain putra dan 5 pemain putri," ujar Coach Dhaarma.

"Jangan bicara dulu juara di Nagoya, target masuk peringkat 6 besar saja sudah prestasi luar biasa karena bisa mendapatkan tempat di babak kualifikasi Olimpiade 2028 dan membuka peluang lolos ke Los Angeles," katanya lagi.

Dhaarma menambahkan bahwa kualitas para calon pemain naturalisasi ini tidak perlu diragukan. Bahkan, jumlah pemain yang berminat membela Merah Putih melampaui kuota yang dibutuhkan. Saat ini terdapat 15 pemain yang menyatakan kesiapannya untuk menjalani proses perpindahan kewarganegaraan.

Dukungan Pemerintah dan TC Jangka Panjang

Selain urusan pemain, dukungan finansial untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjadi kunci utama. PP FHI merencanakan Training Camp (TC) jangka panjang di Belanda sebagai persiapan menuju Nagoya. Fasilitas dan atmosfer kompetisi di Eropa dinilai mampu mengasah mental bertanding atlet lokal Indonesia.

"Kualitasnya tak perlu diragukan. Mereka yang ingin naturalisasi itu bermain di klub-klub Liga Hockey papan atas Belanda dan Jerman. Ada 15 pemain yang siap dan saya pun sudah bertemu dengan mereka," ungkap Dhaarma.

Dhaarma Raj sendiri memiliki ikatan emosional kuat dengan hoki. Mantan pemain Timnas Malaysia di Olimpiade Barcelona 1992 ini sempat meninggalkan dunia olahraga untuk berbisnis sebelum akhirnya kembali karena sebuah mimpi. Kini, ambisinya adalah membawa Indonesia terbang tinggi di peta persaingan hoki dunia.

Proyek ambisius menuju Los Angeles 2028 ini kini menanti lampu hijau dan dukungan penuh dari Kemenpora untuk segera merealisasikan proses naturalisasi tersebut.

Bagikan
Sumber: goriau.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks