Pencarian

Ribuan Mahasiswa di Batam dan Padang Diajak NVIDIA Kuasai AI Lewat RTX 50 Series

Minggu, 18 Januari 2026 • 13:15:05 WIB
Ribuan Mahasiswa di Batam dan Padang Diajak NVIDIA Kuasai AI Lewat RTX 50 Series
NVIDIA memperkenalkan teknologi RTX 50 Series kepada ribuan mahasiswa di Batam untuk pembelajaran AI.

Ringkasan AI

  • 5.000 Mahasiswa Terlibat

  • RTX AI PC Day digelar di Batam (7–9 Januari) dan Padang (12–14 Januari) bekerja sama dengan Politeknik dan universitas setempat untuk memperkuat literasi AI di lingkungan kampus.

  • RTX 50 Series Jadi Tulang Punggung AI

  • NVIDIA memperkenalkan GeForce RTX™ 50 Series berbasis arsitektur Blackwell sebagai perangkat utama untuk pembelajaran AI, riset data, simulasi, dan industri kreatif.

  • Siapkan Talenta Daerah Hadapi Dunia Kerja AI

  • Program ini mendorong mahasiswa daerah menguasai teknologi GPU modern agar siap bersaing di era ekonomi digital dan industri berbasis kecerdasan artifisial.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Batam – NVIDIA menggelar program literasi teknologi “RTX AI PC Day” di Batam dan Padang sepanjang Januari 2026, mengajak sekitar 5.000 mahasiswa dan akademisi mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan dan riset menggunakan GeForce RTX™ 50 Series.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya NVIDIA memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi di daerah, sekaligus menjawab kebutuhan komputasi berperforma tinggi yang kian mendesak di lingkungan kampus. Di Batam, program berlangsung pada 7–9 Januari 2026 bekerja sama dengan Politeknik Negeri Batam dan Universitas Internasional Batam, sementara di Padang digelar pada 12–14 Januari 2026 bersama Politeknik Negeri Padang dan Universitas Putra Indonesia (YPTK).

Melalui rangkaian presentasi teknologi, workshop, dan demo produk, mahasiswa dikenalkan pada peran GPU modern dalam pembelajaran AI, riset data, hingga pengembangan inovasi. Sejumlah brand laptop dan desktop ternama turut ambil bagian, memperlihatkan langsung pemanfaatan RTX 50 Series untuk komputasi berat, kreatif digital, hingga simulasi ilmiah.

Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, Adrian Lesmono, menegaskan bahwa GPU kini menjadi tulang punggung pengembangan AI global. Menurutnya, teknologi RTX 50 Series membuka peluang bagi kampus dan inovator lokal untuk mengembangkan solusi canggih yang sebelumnya sulit dilakukan hanya dengan CPU konvensional.

Selain pendidikan, AI juga dinilai berperan penting dalam riset dan industri, mulai dari analisis big data, simulasi teknik, hingga otomasi layanan dan industri kreatif. NVIDIA menyebut kehadiran RTX 50 Series—berbasis arsitektur Blackwell—dirancang untuk mendukung kebutuhan mahasiswa, peneliti, dan kreator, sekaligus menyiapkan talenta muda menghadapi dunia kerja berbasis teknologi AI.

Berikut pengembangan/kelanjutan berita yang bisa ditempatkan di bawah berita utama dengan gaya jurnalistik rapi dan selaras dengan isi sebelumnya:


Program RTX AI PC Day ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan langsung antara industri dan dunia akademik. Dalam setiap sesi, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teoritis, tetapi juga praktik langsung menggunakan perangkat berbasis GeForce RTX™ 50 Series untuk menjalankan model AI, pemrosesan data skala besar, hingga eksperimen machine learning secara real time. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemahaman mahasiswa terhadap ekosistem AI yang kini semakin dibutuhkan di berbagai sektor.

NVIDIA menilai kolaborasi dengan kampus daerah sebagai langkah strategis untuk pemerataan akses teknologi. Selama ini, pemanfaatan komputasi AI berperforma tinggi masih terkonsentrasi di kota-kota besar. Melalui kegiatan di Batam dan Padang, NVIDIA ingin mendorong lahirnya pusat-pusat inovasi baru dari daerah yang memiliki potensi sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan workshop, terutama pada topik pemanfaatan AI untuk riset akademik, pengolahan citra, pemrograman generatif, hingga simulasi teknik. Beberapa dosen dan peneliti juga menyampaikan ketertarikan untuk mengintegrasikan teknologi GPU modern ke dalam kurikulum dan laboratorium kampus guna menunjang kegiatan pembelajaran dan penelitian jangka panjang.

Ke depan, NVIDIA membuka peluang kerja sama lanjutan dengan institusi pendidikan melalui program riset bersama, pelatihan dosen, serta dukungan ekosistem perangkat keras dan perangkat lunak AI. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan nasional akan talenta digital yang mampu bersaing di era industri berbasis kecerdasan artifisial, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan inovasi teknologi di Indonesia.

Siapa NVIDIA?

NVIDIA adalah perusahaan teknologi global asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pelopor pengembangan Graphics Processing Unit (GPU). Didirikan pada tahun 1993, NVIDIA awalnya berfokus pada grafis komputer, sebelum kemudian berkembang menjadi pemain utama dalam ekosistem kecerdasan artifisial (AI), komputasi performa tinggi, dan data center.

Saat ini, teknologi NVIDIA digunakan secara luas di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, riset ilmiah, industri kreatif, otomotif, hingga pusat data dan superkomputer. Melalui platform GPU dan arsitektur mutakhir seperti Blackwell, NVIDIA mendorong percepatan inovasi AI, deep learning, dan simulasi kompleks yang tidak dapat ditangani secara optimal oleh CPU konvensional.

Di Indonesia, NVIDIA aktif menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas teknologi, serta mitra industri untuk mengembangkan talenta digital dan memperluas pemanfaatan AI. Program literasi teknologi seperti RTX AI PC Day menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesiapan generasi muda menghadapi transformasi digital dan dunia kerja berbasis kecerdasan artifisial.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks