Protokol AI Agent MCP Dapat Pembaruan Terbesar, Arsitektur Stateless Siap untuk Skala Enterprise

Penulis: Bastian Sihombing  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 20:11:01 WIB
Protokol MCP diperbarui menjadi arsitektur stateless untuk mendukung skala enterprise.

Pembaruan yang diumumkan hari ini oleh Agentic AI Foundation (AAIF) di bawah naungan Linux Foundation ini mengubah MCP menjadi protokol yang sepenuhnya stateless. Sebelumnya, setiap klien MCP harus mempertahankan koneksi dengan server spesifik—jika server itu mati, pekerjaan agen AI ikut lenyap. Kini, arsitektur baru memungkinkan server MCP berjalan di belakang load balancer standar Kubernetes dan perangkat DevOps yang sudah digunakan perusahaan.

Mengapa Perusahaan Besar Memaksa Perubahan Ini

David Soria Parra, salah satu pencipta MCP dan lead maintainer dari Anthropic, menyebut pembaruan ini "mungkin perubahan terbesar yang pernah kami buat pada protokol." Dalam wawancara dengan VentureBeat, ia mengatakan bahwa arsitektur stateless adalah jawaban atas permintaan langsung dari Microsoft, Google, Amazon, dan raksasa teknologi lain yang mulai kesulitan menjalankan ribuan agen AI secara bersamaan.

Den Delimarsky, lead maintainer lainnya, menjelaskan bahwa sebelumnya perusahaan harus menyiapkan session store dan mengelola ID sesi secara manual. "Jika salah satu compute pod Anda mati, semua permintaan mulai gagal," katanya. "Itu tidak akan terjadi lagi dengan versi baru ini."

Dari 40 Anggota Jadi 240 dalam Enam Bulan

Mazin Gilbert, direktur eksekutif AAIF yang sebelumnya berkarier di Google dan AT&T, mengatakan bahwa fondasi ini kini menjadi yang tercepat pertumbuhannya dalam sejarah Linux Foundation. "Kami merekrut satu anggota setiap hari," katanya. Anggota tidak lagi hanya perusahaan teknologi—CERN dan Consumer Reports juga bergabung. "Seseorang harus membela konsumen ketika internet of agents ini benar-benar hidup," ujar Gilbert.

Anthropic, yang menciptakan MCP pada November 2024 dan mendonasikannya ke AAIF pada Desember 2025, kini kontribusinya turun di bawah setengah dari total. "Memegang kendali sebuah proyek tidak membuatnya menjadi standar terbuka," kata Gilbert. "Anda harus melepaskan."

Keamanan Ditingkatkan, OAuth Mix-up Ditutup

Pembaruan ini juga menambahkan lapisan keamanan kritis. Protokol kini mewajibkan validasi parameter issuer (iss) untuk menutup celah serangan mix-up, di mana klien bisa dikelabui untuk mengaitkan respons otorisasi dengan server identitas yang salah. Delimarsky menegaskan ini adalah langkah preventif, bukan respons terhadap serangan yang sudah terjadi.

Fitur baru lainnya adalah Enterprise Managed Authorization, yang dikembangkan bersama Okta. Ekstensi ini memungkinkan perusahaan menggunakan kredensial korporat sebagai satu-satunya gerbang akses ke server MCP—sebuah permintaan langsung dari tim keamanan perusahaan yang sudah menjalankan MCP di produksi.

Dua Ekstensi Resmi: Aplikasi dan Tugas Latar

Dua kemampuan utama resmi menjadi ekstensi resmi: MCP Apps dan MCP Tasks. Yang pertama memungkinkan server mengirim antarmuka pengguna interaktif—dashboards, formulir, visualisasi—langsung ke klien AI, menggantikan output teks biasa. Yang kedua memungkinkan tugas berat seperti pemrosesan audio berjalan di latar tanpa harus menjaga koneksi tetap terbuka.

"Anda memproses audio untuk podcast atau video—server bisa memberitahu klien bahwa tugas selesai. Anda tidak perlu menunggu dan menjaga stream tetap terbuka," kata Delimarsky.

Jaminan Stabilitas 12 Bulan untuk Enterprise

Fitur paling enterprise-friendly mungkin bukan kode, melainkan kebijakan: kerangka deprecation formal yang menjamin pengembang setidaknya 12 bulan antara pengumuman penghapusan fitur dan eksekusinya. Angka ini disepakati setelah konsultasi dengan Google, Microsoft, dan Amazon. "Dua belas bulan tampaknya menjadi titik tengah yang masuk akal," kata Delimarsky.

Dengan 250 juta unduhan SDK per minggu—dua kali lipat dari enam bulan lalu—MCP tidak lagi sekadar proyek open source. "Ini adalah substrat untuk sebagian besar alur kerja agenik yang kita lihat di seluruh enterprise," kata Delimarsky. "Sukses akan diukur dari seberapa cepat Microsoft dan Google mengirimkan produk di atas spesifikasi baru ini."

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: venturebeat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top