Sekda Batam Apresiasi Tunas Group Hibahkan Lahan 2.062 Meter Persegi untuk Pos Damkar di Kawasan Industri

Penulis: Maruli Sinaga  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:51:01 WIB
Sekda Batam menandatangani naskah hibah lahan seluas 2.062 meter persegi dari Tunas Group untuk pos damkar kawasan industri.

BATAM — Lahan hibah seluas 2.062 meter persegi dari Tunas Group akan segera dimanfaatkan Pemkot Batam untuk mendirikan pos pemadam kebakaran baru. Lokasinya tepat di tepi jalan utama kawasan industri, area yang selama ini rawan kebakaran namun minim akses pemadam.

Firmansyah, Sekda Batam, menandatangani naskah hibah bersama Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely. Ia menegaskan komitmen pemkot mengelola aset tersebut secara optimal demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepedulian Korporasi yang Menginspirasi

“Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa dari Tunas Group. Kami berharap langkah ini menginspirasi pelaku usaha lain,” ujar Firmansyah, kemarin.

Ia menambahkan, dengan sarana pendukung yang semakin lengkap, aspek keamanan wilayah akan meningkat. Dampaknya langsung ke iklim investasi yang semakin kondusif di Batam.

Manfaat Langsung untuk Warga dan Pelaku Usaha

Albert Crenna Dessely, Direktur PT Prima Propertindo Utama, menjelaskan bahwa tanah hibah berada di tepi jalan utama kawasan industri. Ia berharap Pemkot Batam segera merealisasikan pembangunan fisik gedung damkar.

“Kami ingin masyarakat dan pelaku usaha sekitar merasakan manfaatnya secepat mungkin,” kata Albert.

Keberadaan pos damkar baru ini dinilai sangat krusial. Selama ini, respons pemadam kebakaran ke kawasan industri kerap terhambat jarak dan kemacetan. Dengan pos baru di lokasi strategis, waktu tanggap darurat bisa ditekan secara signifikan.

Komitmen Pemkot: Aset Hibah Dikelola Optimal

Firmansyah menegaskan, Pemko Batam berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset lahan hibah secara optimal. Langkah ini bagian dari upaya mendongkrak kualitas pelayanan publik, terutama dalam penanggulangan musibah kebakaran.

“Dengan sarana pendukung yang semakin lengkap, aspek keamanan wilayah akan meningkat dan membuat iklim investasi semakin kondusif,” terangnya.

Hibah lahan ini menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah dan swasta di Batam. Alih-alih hanya menunggu anggaran daerah, partisipasi korporasi seperti Tunas Group mempercepat pembangunan infrastruktur vital yang dibutuhkan warga.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: hariankepri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top