UMRAH Tanjungpinang Luncurkan Pusat Studi Natuna Perkuat Riset Maritim

Penulis: Bastian Sihombing  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 15:26:03 WIB
Peluncuran Pusat Studi Laut Natuna di UMRAH untuk memperkuat riset maritim Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi mengoperasikan lima pusat studi strategis baru untuk memperkuat kontribusi riset terhadap pembangunan Kepulauan Riau. Peluncuran tersebut dilakukan dalam rangkaian UMRAH Nexus Expo 2026 sebagai langkah konkret mewujudkan visi kampus berbasis kemaritiman.

Fokus Riset: Dari Laut Natuna hingga Mitigasi Bencana

Rektor UMRAH, Agung Damar Syakti, menjelaskan bahwa pembentukan pusat studi ini bertujuan menghasilkan riset aplikatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus utama adalah Pusat Studi Laut Natuna yang akan mendalami potensi serta tantangan di wilayah perbatasan tersebut.

Adapun lima pusat studi yang resmi diluncurkan meliputi:

  • Pusat Studi Laut Natuna
  • Pusat Studi Mitigasi Bencana
  • SDGs Center
  • Pusat Studi Kepolisian
  • Pusat Kajian Perencanaan, Infrastruktur dan Kewilayahan

UMRAH juga membentuk Maritime Industry and Technology Center (MITC). Lembaga ini diproyeksikan menjadi motor penggerak pengembangan teknologi dan industri maritim di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.

Sinergi UMRAH dan Polda Kepri Perkuat Sektor Pendidikan

Kegiatan peluncuran ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara UMRAH dan Polda Kepulauan Riau. Kolaborasi kedua institusi mencakup empat bidang utama, yakni pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.

Sinergi ini diharapkan mempererat hubungan antara akademisi dan institusi kepolisian, terutama dalam mendukung operasional Pusat Studi Kepolisian yang baru dibentuk. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam merespons kebutuhan daerah secara komprehensif melalui pendekatan ilmiah.

Implementasi Visi Satu Gurindam dalam Pembangunan Daerah

Agung Damar Syakti menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program strategis kampus untuk mendukung visi “Satu Gurindam”. Keberadaan pusat studi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini merupakan langkah konkret UMRAH dalam memperkuat kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi terhadap pembangunan daerah, khususnya di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik kemaritiman,” ujar Agung.

Melalui langkah ini, UMRAH berkomitmen mendorong inovasi ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan global. Fokus pada riset maritim menjadi kunci utama mengingat posisi strategis Kepulauan Riau di jalur internasional yang membutuhkan landasan kajian ilmiah kuat.

Reporter: Bastian Sihombing
Back to top