Pencarian

Pemkab Bintan Sinkronkan Usulan Listrik Perdesaan Bareng PLN dan Kementerian ESDM, Warga di 2 Kategori Jadi Prioritas

Rabu, 30 September 2026 • 09:02:01 WIB
Pemkab Bintan Sinkronkan Usulan Listrik Perdesaan Bareng PLN dan Kementerian ESDM, Warga di 2 Kategori Jadi Prioritas
Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika memimpin sinkronisasi usulan listrik perdesaan bersama PLN dan Kementerian ESDM di Kantor PLN Batam.

BINTAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika menyebut pihaknya telah merangkum sejumlah wilayah yang akan diusulkan dalam program Lisdes. Data tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lapangan sebelum diserahkan ke pemerintah pusat dan PLN.

Pertemuan di Kantor PLN Batam itu melibatkan Pemkab Bintan, PT PLN (Persero), dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM. Ronny mewakili Bupati Bintan Roby Kurniawan dalam forum sinkronisasi usulan lokasi tersebut.

Dua Kategori Wilayah yang Diusulkan

Pemkab Bintan membagi wilayah usulan ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah desa yang belum teraliri listrik sama sekali. Kelompok kedua adalah desa yang sudah menikmati listrik secara berkala atau belum menyala 24 jam penuh.

Pembagian ini jadi dasar penentuan skema penyediaan listrik yang cocok untuk tiap wilayah. Daerah dekat jaringan PLN bisa diperluas lewat pembangunan jaringan distribusi. Wilayah yang jauh dari jaringan dapat memakai PLTS komunal atau PLTS individual.

Skema beragam itu disampaikan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Eri Nurcahyanto. Menurut dia, penyediaan listrik tidak bisa diseragamkan karena kondisi geografis tiap desa berbeda.

Validasi Data untuk Cegah Tumpang Tindih Pembangunan

Ronny menekankan validasi data lokasi jadi bagian penting dalam proses ini. Tujuannya agar usulan listrik desa benar-benar sesuai kebutuhan warga di lapangan. Pemkab Bintan juga ingin memastikan tidak ada tumpang tindih pembangunan antarprogram.

Dukungan yang disiapkan Pemkab Bintan mencakup fasilitasi lahan, perizinan, serta koordinasi dengan perangkat daerah dan pemerintah desa. Ronny menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan PLN.

"Kita siap berkolaborasi bersama Pemerintah Pusat dan PLN untuk memastikan usulan-usulan lokasi yang disampaikan memang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi nyata di lapangan," tambah Ronny.

Semangat Bintan Terang dan Target Pemerataan

Ronny mengaitkan langkah ini dengan visi Bupati Bintan yang kerap disampaikan dalam berbagai kesempatan. Visi tersebut disebut sebagai turunan dari cita-cita Presiden untuk mewujudkan Indonesia Terang.

"Sesuai dengan semangat Bapak Bupati kami yang sering menyebutkan Bintan Terang, sebagai turunan dari cita-cita Bapak Presiden untuk mewujudkan Indonesia Terang, kami berharap semua usulan dan upaya ini bisa bersama kita realisasikan di lapangan," ungkap Ronny.

Warga di wilayah perdesaan yang masih gelap atau baru menikmati listrik secara berkala menjadi prioritas utama dalam usulan kali ini. Sinkronisasi data bersama PLN dan Kementerian ESDM jadi tahap awal sebelum usulan masuk ke proses berikutnya.

Pemkab Bintan belum merinci jumlah desa maupun anggaran yang dibutuhkan. Proses pemutakhiran data lokasi masih berjalan sebelum usulan final diserahkan ke pemerintah pusat.

Follow www.batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepripedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks