Pencarian

DBMSDA Batam Bangun Drainase dan Perluas Kolam Retensi di 4 Kawasan Rawan Genangan

Sabtu, 26 September 2026 • 13:18:31 WIB
DBMSDA Batam Bangun Drainase dan Perluas Kolam Retensi di 4 Kawasan Rawan Genangan
Pekerja menyelesaikan pembangunan drainase di kawasan Simpang Sei Pancur, Kecamatan Sei Beduk, Batam.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam membangun drainase baru dan memperluas kolam retensi di sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik genangan. Kepala DBMSDA Batam Metra Dinata menyebut ada 105 kawasan teridentifikasi rawan genangan, dengan penanganan tahun ini difokuskan pada lokasi berskala besar seperti Simpang Sei Pancur, Simpang K-Square, kawasan Rumah Sakit Graha Hermine, dan Perumahan Sawang Permai. Sejumlah proyek dilaporkan sudah mendekati rampung, sementara yang lain masih berjalan.

BATAM — Perluasan kolam retensi di Simpang K-Square, Kecamatan Batam Kota, disebut mulai menunjukkan hasil. Saat hujan intens mengguyur Batam pada Selasa, air tidak lagi meluap di kawasan tersebut.

Kolam di sekitar Living Plaza diperluas hingga sekitar 1,5 kali dari ukuran sebelumnya. Sementara kolam di belakang pos polisi lalu lintas diperluas sekitar dua kali lipat.

"Puncak intensitas hujan biasanya terjadi pada dua jam pertama. Kemarin hari Selasa (22/9) hujan cukup intens, tetapi sejak kolam retensi diperluas, air tidak lagi meluap di Simpang K-Square," kata Metra.

Drainase Simpang Sei Pancur Baru Rampung 63 Persen

Di kawasan Simpang Sei Pancur, Kecamatan Sei Beduk, pembangunan drainase baru mencapai progres sekitar 63 persen. Pekerjaan mencakup saluran sepanjang sekitar 800 meter dengan lebar 16 meter.

Saluran itu akan terkoneksi dengan drainase yang dikerjakan BP Batam dan mengalirkan air ke laut. Air dari kawasan Simpang K-Square sendiri dialirkan menuju Waduk Duriangkang.

Pemerintah juga memperbesar jembatan di seberang K-Square untuk mendukung kelancaran aliran air.

Dua Titik di Batu Aji Dikebut, Satu Nyaris Selesai

Penanganan lain berlangsung di Kecamatan Batu Aji. Drainase dari Jalan Letjen R Suprapto hingga kawasan depan Putera Batam dan Rumah Sakit Graha Hermine sudah mencapai progres sekitar 95 persen.

Adapun pembangunan drainase di kawasan Perumahan Sawang Permai hingga Perumahan Harapan Putra Moro baru sekitar 60 persen.

"Untuk tahun ini ada beberapa lokasi yang kami tangani dengan skala cukup besar, di antaranya Simpang Sei Pancur, Simpang K-Square, kawasan depan Rumah Sakit Graha Hermine, dan Perumahan Sawang Permai. Pekerjaannya terus berjalan dan kami optimistis dapat mengurangi genangan di lokasi tersebut," ujar Metra di Batam, Jumat.

Terbatas pada Lokasi yang Masuk Anggaran 2025

Metra menyatakan penanganan genangan tahun ini masih terbatas pada lokasi yang telah masuk dalam penganggaran 2025. Meski begitu, ia optimistis infrastruktur yang dibangun dapat meningkatkan efektivitas penanganan genangan di Batam.

DBMSDA juga mengimbau warga tidak membuang sampah ke drainase. Sampah yang menyumbat aliran disebut menjadi salah satu penyebab genangan maupun banjir.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah ke drainase karena dapat menyumbat aliran dan menyebabkan genangan maupun banjir," katanya.

Follow www.batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks