KEPULAUAN RIAU — ReactOS, sistem operasi open source yang dikembangkan sejak 1996, baru saja mencapai tonggak sejarah kecil: mampu menjalankan Half-Life, game first-person shooter rilisan 1998. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Phoronix dan menjadi sorotan komunitas penggemar OS alternatif. Meski masih berstatus alpha, kemampuan ini menunjukkan progres lambat tapi pasti menuju kompatibilitas penuh dengan aplikasi Windows lawas.
Half-Life di ReactOS: Berhasil, Tapi Banyak Syarat
Menurut laporan pengembang, Half-Life bisa dimainkan di ReactOS dengan catatan besar. Game ini tidak akan berjalan jika komputer memiliki RAM lebih dari 2GB — sebuah batasan yang aneh mengingat standar perangkat keras saat ini. Selain itu, game akan crash setiap kali pemain mencoba keluar, dan tombol menu juga mengalami masalah respons.
Meski begitu, fakta bahwa game lawas ini bisa booting dan dimainkan hingga level tertentu adalah kemajuan berarti. Sebagai perbandingan, game lawas lainnya seperti Diablo II atau StarCraft belum tentu berjalan mulus. ReactOS sendiri dirancang untuk menjadi alternatif gratis Windows, bukan kloningan Windows 11, melainkan lebih mendekati era Windows 98/2000.
Microsoft PowerToys 0.100: Shortcut Guide dan Extension Gallery
Di sisi lain, Microsoft merilis PowerToys versi 0.100 yang membawa fitur baru bernama Shortcut Guide. Fitur ini menampilkan panel samping yang berisi daftar pintasan keyboard sistem dan aplikasi spesifik. Sangat berguna bagi pengguna yang sering lupa kombinasi tombol, terutama di aplikasi seperti Visual Studio Code atau Photoshop.
PowerToys 0.100 juga menambahkan Extension Gallery untuk Command Palette, memudahkan pengguna menemukan dan menginstal add-on tanpa perlu browsing manual. Update ini bisa diunduh langsung dari GitHub atau Microsoft Store.
Rotary Mouse: Scroll Wheel Horizontal Siap Kickstarter
Pernah merasa scroll wheel vertikal kurang nyaman untuk menggulir spreadsheet timeline atau video editing? Sebuah perangkat baru bernama Rotary Mouse menawarkan solusi. Mouse nirkabel ini memiliki scroll wheel yang berputar secara horizontal, bukan vertikal seperti mouse biasa. Perangkat ini akan segera meluncur di Kickstarter, dan cocok untuk editor video, desainer, atau siapa pun yang sering bekerja dengan timeline horizontal.
Beelink Me Pro: NAS dengan Opsi Prosesor Lokal China
Beelink, produsen mini PC asal China, memperluas lini NAS Me Pro dengan varian prosesor Loongson 2K3000. Sebelumnya, NAS ini hanya tersedia dengan prosesor Intel, dan kabarnya akan ada pula versi AMD dan Arm. Varian Loongson ini khusus untuk pasar China, namun menunjukkan tren adopsi chip arsitektur lokal di perangkat penyimpanan jaringan.
Kesimpulan: Kapan ReactOS Siap untuk Pengguna Biasa?
ReactOS masih sangat jauh dari kata siap pakai untuk pengguna awam. Jika Anda ingin menjalankan game Windows lawas, opsi paling praktis tetap menggunakan Proton di Linux atau mesin virtual. Namun, proyek ini tetap menarik untuk diikuti sebagai eksperimen rekayasa balik Windows. Bagi pengguna Indonesia yang penasaran, Anda bisa mencoba ReactOS di VirtualBox — pastikan RAM virtual tidak lebih dari 2GB jika ingin main Half-Life.