Pencarian

Disdukcapil Tanjungpinang Kewalahan Layani Ribuan Warga Urus KK Berbarcode untuk Syarat SPMB SMA/SMK

Jumat, 12 Juni 2026 • 20:31:31 WIB
Disdukcapil Tanjungpinang Kewalahan Layani Ribuan Warga Urus KK Berbarcode untuk Syarat SPMB SMA/SMK
Antrean panjang warga di Disdukcapil Tanjungpinang untuk pengurusan KK berbarcode guna syarat SPMB SMA/SMK.

TANJUNGPINANG — Antrean warga mengular di loket pelayanan Disdukcapil Tanjungpinang sejak Kamis (11/6/2026). Mereka beramai-ramai mengurus KK berbarcode yang ternyata menjadi dokumen wajib untuk mendaftar SPMB jenjang SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau.

Plt Sekretaris Disdukcapil Tanjungpinang, Riawati, mengakui lonjakan pemohon mencapai ribuan orang dalam dua hari terakhir. Data detail jumlah pemohon masih direkap petugas.

“Kurang lebih ada ribuan yang melakukan pengurusan KK itu. Tapi untuk rincinya, kami belum mendapat datanya,” kata Riawati, Jumat (12/6/2026).

Kebijakan Baru yang Tidak Disosialisasikan

Riawati menjelaskan, pihaknya tidak bisa melakukan sosialisasi lebih awal karena belum menerima surat edaran resmi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri. Padahal, syarat KK berbarcode ini baru diterapkan pada SPMB tahun ajaran 2026/2027.

“Kami juga belum menerima surat edaran apapun, sehingga tidak bisa mensosialisasikannya,” ujar dia.

Kondisi itu membuat banyak orang tua murid baru mengetahui aturan tersebut setelah SPMB dibuka. Akibatnya, pengurusan dokumen kependudukan menumpuk dalam waktu bersamaan.

Pelayanan Tetap Jalan, KK Jadi dalam Sehari

Meski kewalahan, Disdukcapil Tanjungpinang memastikan pelayanan tetap berjalan. Riawati menegaskan, KK berbarcode akan rampung dalam waktu satu hari sejak pengajuan.

“Jadi kalau urus hari ini, kami upayakan hari ini juga jadi. Paling lambat besok pagi, sesuai arahan pimpinan,” tuturnya.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi agar warga tidak terlambat mendaftarkan anaknya ke sekolah tujuan.

Warga Baru Tahu Syarat Setelah Mendaftar

Salah seorang warga, Susanti, mengaku baru mengetahui syarat KK berbarcode saat membaca pengumuman pendaftaran. Ia pun langsung menuju Disdukcapil untuk mengurus dokumen anaknya.

“Saya baru baca syaratnya KK berbarcode. Baru tau juga, soalnya sebelumnya pakai KK biasa,” kata Susanti.

Ia berharap, ke depan Disdik Kepri dan Disdukcapil bisa berkoordinasi lebih awal agar warga tidak perlu berdesakan di menit-menit akhir pendaftaran.

Bagikan
Sumber: ulasan.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks