Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Sebar di 56 Desa dan Kelurahan

Penulis: Binsar Gultom  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:41:31 WIB
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, melepas 1.336 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 di Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2026).

TANJUNGPINANG — Ribuan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mulai bergerak menuju titik pengabdian. Mereka resmi dilepas Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 di Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2026).

Pemberangkatan ini dirangkai dengan pelepasan peserta KKN Kolaboratif antara UMRAH dan Universitas Riau (UNRI). Total mahasiswa yang turun ke masyarakat mencapai 1.336 orang, tersebar di 56 desa dan kelurahan.

Lokasi Penugasan: Empat Kabupaten/Kota di Kepri

Para mahasiswa tidak hanya ditempatkan di Pulau Bintan. Wilayah pengabdian mereka membentang hingga empat kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Kota Batam.

Penyebaran ini diharapkan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat di berbagai pulau terluar dan daerah pesisir yang menjadi ciri khas Provinsi Kepri.

Wagub: Jadikan KKN Ruang Belajar dan Solusi bagi Masyarakat

Dalam sambutannya, Nyanyang menekankan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik. Momen ini disebutnya sebagai wadah nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. Jadilah mahasiswa yang siap mengabdi dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Orang nomor dua di Kepri itu juga berpesan agar mahasiswa cepat beradaptasi dengan lingkungan penugasan. Ia meminta kehadiran mereka mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi warga, bukan justru menjadi beban baru.

"Jadikan masa KKN ini sebagai kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang selama ini dipelajari di kampus. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan solusi dan kontribusi positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian," katanya.

Investasi SDM Jadi Kunci Kemajuan Kepri

Nyanyang menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa melalui KKN merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah. Ia menilai kekuatan utama Kepri tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya.

"Investasi terbaik yang dimiliki Kepulauan Riau adalah sumber daya manusianya. Karena itu, saya berharap adik-adik mahasiswa dapat menjadi generasi Kepri yang berkualitas, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.

Rektor UMRAH Tekankan Empat Kompetensi Utama

Rektor UMRAH, Agung Damar Sakti, mengingatkan para peserta bahwa KKN adalah bagian penting dari proses pembelajaran. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung untuk hidup, belajar, dan mengabdi di tengah masyarakat.

Ia berharap mahasiswa menjadi generasi pembawa perubahan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan kepedulian sosial. Agung meminta empat kompetensi utama dipegang teguh selama di lapangan.

"Jadikan ilmu yang telah dipelajari sebagai bekal untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat dengan mengedepankan empat kompetensi utama, yakni critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah," ujarnya.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan menjadi energi baru dalam mendorong pembangunan desa, memperkuat pemberdayaan, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi daerah.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: sijoritoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top