TANJUNGPINANG — Kafilah Bintan berjalan di urutan kedua dalam pawai yang diikuti tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, memimpin langsung barisan yang membentang panjang itu.
“Bintan hadir untuk berkompetisi sekaligus memeriahkan MTQ Kepri tahun ini. Panjangnya barisan ini menjadi simbol dukungan dan doa kita semua untuk anak-anak kita yang akan mengharumkan nama Bintan,” kata Ronny di sela pawai.
Yang membuat kafilah Bintan berbeda dari daerah lain adalah deretan pembawa durian dan salak sari intan. Dua varietas buah itu merupakan komoditas unggulan Bintan yang sengaja diangkat ke panggung MTQ. Barisan diawali 66 bunga manggar, lalu diikuti Marching Band Bintan Maritim Corps.
Ronny mengapresiasi antusiasme kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang mengisi barisan. Baginya, momentum ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus pembakar semangat para peserta.
“Kita ingin tambah semangat anak-anak kita yang akan berkompetisi nanti. Ini juga momentum semuanya ikut dalam syiar Islam lewat MTQ XII Kepri,” tambahnya.
Komandan kafilah Bintan, Sony Pradito Widagdo, tampil dengan kostum menyerupai panglima perang Muslim, Khalid bin Walid. Gaya itu sontak menarik perhatian penonton di sepanjang rute pawai. Barisan ditutup dengan persembahan Silat Melayu Lama dan kendaraan hias yang membawa replika ‘Anak Mengaji’.
Bintan mengirimkan 50 peserta dalam perhelatan MTQ XII Kepri ini, terdiri dari 26 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka akan mengikuti 23 cabang dari total 24 cabang yang diperlombakan. Ajang ini menjadi panggung bagi putra-putri terbaik Bintan untuk bersaing di tingkat provinsi.