NATUNA — Polres Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau, memulai penanaman jagung pipil di lahan seluas 5.000 meter persegi di Kampung Talipuk, Kecamatan Jemaja Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan penanaman dilakukan di lahan milik anggota Kelompok Tani Tunas Karya. Lahan tersebut memiliki karakteristik tanah hitam dan gambut yang dinilai potensial untuk pengembangan sektor pertanian.
Penanaman jagung pipil ini melibatkan mahasiswa KKN UGM, kelompok tani, dan masyarakat sekitar. Kapolsek Jemaja, Iptu Sutomo, mengapresiasi partisipasi mahasiswa yang memberikan energi dan semangat baru dalam pembangunan desa, khususnya di bidang pertanian.
"Kehadiran generasi muda membawa semangat inovasi dan kepedulian terhadap sektor pertanian," kata Sutomo.
Polres Kepulauan Anambas menggunakan benih jagung unggul varietas BISI 18 dalam penanaman ini. Jarak tanam diatur 70x20 sentimeter dengan kedalaman empat hingga lima sentimeter, dan estimasi masa panen sekitar 100 hari setelah penanaman.
Kapolres menyebut kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka.
Kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan upaya Polres Kepulauan Anambas menciptakan lumbung pangan di wilayah Polsek Jemaja. Kolaborasi antara aparat kepolisian, akademisi, dan petani lokal diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam memperkuat ketahanan pangan.