BATAM — Peringatan dini cuaca ekstrem dikeluarkan BMKG untuk wilayah Kepulauan Riau, khususnya Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Natuna, yang diprakirakan akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu siang. Fenomena ini berpotensi disertai petir atau kilat serta angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mendeteksi adanya fenomena belokan angin (shearline) dan penumpukan massa udara di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Kondisi ini dinilai cukup mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang menghasilkan hujan dengan intensitas signifikan.
Secara umum, prakiraan cuaca di sebagian besar wilayah Kepri hari ini memang berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. Namun, dua wilayah mendapat perhatian khusus karena potensi hujan lebat yang lebih tinggi.
BMKG merinci bahwa potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi pada pagi dan siang hari di tiga wilayah. Selain Tanjungpinang dan Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas juga masuk dalam daftar waspada.
Berikut rincian prakiraan cuaca untuk dua wilayah yang paling diwaspadai:
Sementara itu, Kota Batam diprakirakan mengalami hujan sedang pada siang hari setelah pagi yang berawan. Suhu di kota industri ini berkisar 24–29°C. Kabupaten Bintan dan Karimun juga berpotensi hujan ringan pada siang hari, sementara Kabupaten Lingga diprakirakan cerah berawan pada siang hingga malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak, terutama di wilayah pesisir dan daerah rawan genangan. Warga di Tanjungpinang dan Natuna disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi gangguan akibat hujan lebat dan angin kencang yang bisa terjadi dalam waktu singkat.