KEPULAUAN RIAU — Polda Jawa Barat tidak hanya mengandalkan barang bukti fisik dan keterangan saksi dalam mengusut kasus yang melibatkan Taufik Hidayat. Kapolda Jabar mengungkapkan bahwa pihaknya kini bekerja sama dengan psikiater untuk membedah kondisi kejiwaan tersangka. Langkah ini diambil untuk menjawab pertanyaan publik mengenai akar penyebab aksi brutal yang dinilai di luar nalar.
“Perilaku Taufik Hidayat ini tidak wajar, ini sadis,” ujar Kapolda Jabar dalam keterangannya, Senin (15/4). Menurutnya, tindakan yang dilakukan tersangka bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menyimpang dari kebiasaan dan norma yang berlaku di masyarakat. “Kami perlu memahami apa yang mendorongnya, apakah ada gangguan atau tekanan psikologis tertentu,” tambahnya.
Keterlibatan psikiater diharapkan bisa memberikan gambaran utuh tentang kondisi mental Taufik. Polisi tidak ingin hanya berhenti pada penetapan tersangka, tetapi juga ingin mengungkap faktor fundamental yang memicu aksi kekerasan ekstrem tersebut. Hal ini penting untuk memastikan proses hukum berjalan adil dan menyeluruh.
Pemeriksaan kejiwaan ini menjadi salah satu rangkaian proses penyidikan yang tengah berlangsung. Tim penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan memperdalam keterangan dari berbagai pihak. Hasil dari asesmen psikologis nantinya akan menjadi pertimbangan penting dalam merumuskan pasal yang akan dikenakan kepada Taufik Hidayat.
Kapolda Jabar menegaskan bahwa penanganan kasus ini tetap mengedepankan prosedur ilmiah dan hukum. Pihaknya berkomitmen untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut. “Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Biarkan ahli yang bekerja dan nanti hasilnya akan kami sampaikan secara transparan,” ujarnya.
Hingga saat ini, Taufik Hidayat masih menjalani masa penahanan di Mapolda Jabar. Penyidik terus melakukan pendalaman, termasuk memeriksa rekam jejak dan interaksi sosial tersangka sebelum peristiwa terjadi. Publik menanti kejelasan apakah kasus ini murni tindak kriminal atau ada dimensi lain yang memengaruhinya.