KEPULAUAN RIAU — MoEngage resmi mengakuisisi Aampe, startup yang berdiri sejak 2020 dan mengembangkan perangkat lunak agen AI khusus per pelanggan. Nilai akuisisi tidak diungkapkan secara resmi, namun sumber yang mengetahui masalah ini menyebutkan nominalnya mencapai puluhan juta dolar AS.
Aampe mengembangkan sistem yang memberikan satu agen AI kepada setiap pelanggan. Agen ini mengambil keputusan secara mandiri—mulai dari menentukan pelanggan mana yang perlu ditarget, pesan apa yang dikirim, hingga waktu pengiriman yang paling efektif.
Pendekatan ini berbeda dari metode tradisional yang mengandalkan segmentasi audiens dan aturan kampanye statis. Alhasil, brand bisa menyampaikan pesan yang benar-benar personal berdasarkan perilaku individu, bukan asumsi kelompok.
Raviteja Dodda, CEO dan Co-founder MoEngage, mengatakan akuisisi ini akan membantu perusahaannya merebut pelanggan dari platform marketing pesaing seperti Salesforce Marketing Cloud dan Adobe Experience Cloud. “Sebagian besar pertumbuhan kami didorong oleh migrasi pelanggan enterprise dari platform-platform tersebut,” ujar Dodda.
MoEngage baru saja menandatangani tiga hingga empat kontrak tahunan bernilai jutaan dolar dengan pelanggan yang beralih dari Salesforce. Dodda optimistis teknologi Aampe akan mempercepat perolehan pelanggan serupa.
Aampe telah digunakan oleh lebih dari 30 pelanggan di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia-Pasifik. Beberapa nama besar yang memakai teknologinya antara lain Swiggy, Grab, dan Taxfix—sebagian dari mereka juga merupakan pengguna platform MoEngage.
Startup ini mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan berulang (ARR) sebesar 150% dalam setahun terakhir. Sejak berdiri, Aampe telah mengumpulkan dana sekitar 28 juta dolar AS dari investor seperti Peak XV Partners, Z47, dan Theory Ventures.
Sekitar 20 karyawan Aampe akan bergabung ke MoEngage, membawa total tenaga kerja perusahaan menjadi sekitar 820 orang. Akuisisi ini terjadi lebih dari enam bulan setelah MoEngage mengantongi pendanaan 280 juta dolar AS melalui kombinasi transaksi primer dan sekunder.
Dengan integrasi teknologi Aampe, MoEngage memperkuat posisinya di tengah perlombaan software enterprise yang semakin mengandalkan AI untuk mengambil keputusan otonom—bukan sekadar alat bantu atau generator konten.