BINTAN — Ribuan pencari kerja di Kabupaten Bintan dan sekitarnya mendapat angin segar. Pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja memastikan gelaran Job Fair Bintan 2026 akan berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Juni 2026, di Kantor Administrator KEK Galang Batang.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyebut kegiatan ini menjadi momentum bagi putra-putri daerah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi. "Pelaksanaan Job Fair diikuti 11 perusahaan besar dari berbagai sektor yang ada di wilayah Bintan, dengan total 1.309 lowongan pekerjaan yang tersedia," ujar Roby, Sabtu (6/6/2026).
Tak sekadar membuka stan lowongan, Job Fair Bintan 2026 juga menyediakan sejumlah layanan pendukung. Para pencari kerja bisa mengakses konseling karier, walk-in interview, bimbingan jabatan, hingga unit layanan disabilitas.
Selain itu, petugas dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan juga akan hadir untuk memberikan informasi langsung kepada pengunjung. Layanan ini diharapkan memudahkan pelamar yang baru pertama kali memasuki dunia kerja.
Roby mengingatkan para calon pelamar agar tidak datang tanpa persiapan. Ia meminta mereka mempelajari dengan cermat formasi yang tersedia sebelum menuju lokasi kegiatan.
"Semuanya persiapkan diri, minta doa keluarga, ayo datang ke Job Fair Bintan 2026," kata Roby. Dengan memahami persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan, pelamar dapat menentukan posisi yang paling sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan mereka.
Penyelenggaraan bursa kerja ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkab Bintan yang sejalan dengan misi pembangunan sumber daya manusia unggul dan sejahtera berlandaskan nilai religius serta budaya Melayu. Upaya ini tidak hanya fokus pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga peningkatan kualitas tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan kolaborasi lintas sektor.
Hasilnya mulai terlihat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bintan berhasil ditekan dari 8,62 persen pada tahun 2021 menjadi 4,53 persen pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa tenaga kerja lokal memiliki potensi dan daya saing yang terus meningkat.
Bupati Roby mengapresiasi seluruh perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair 2026. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi kunci dalam membuka peluang bagi tenaga kerja lokal untuk memulai dan mengembangkan karier di daerah sendiri.