Gubernur Kepri Ansar Ahmad Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Bandara RHF, Targetkan Wajah Daerah Lebih Hijau dan Rapi

Penulis: Topan Lubis  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:14:31 WIB
Gubernur Ansar Ahmad memimpin gotong royong bersihkan Jalan Bandara RHF untuk lingkungan lebih hijau dan rapi.

TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama jajaran pegawai dan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri turun langsung ke lapangan, Jumat (5/6/2026). Mereka memulai aksi gotong royong massal sejak pagi hari di sepanjang Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), membersihkan berbagai titik yang dinilai mengganggu pemandangan.

Kawasan Strategis yang Jadi Etalase Daerah

Menurut Ansar, Jalan Bandara RHF bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalur ini menjadi rute pertama yang dilalui tamu, investor, maupun wisatawan ketika tiba di Kepulauan Riau. Oleh karena itu, kondisi lingkungan di sepanjang jalan harus selalu terjaga agar mencerminkan wajah daerah yang bersih dan tertata.

“Jalan menuju bandara merupakan salah satu wajah daerah yang pertama kali dilihat pengunjung. Oleh sebab itu, kita ingin memastikan kawasan ini tetap bersih, tertata, dan mencerminkan daerah yang peduli terhadap lingkungan serta kenyamanan masyarakat,” ujar Ansar dalam keterangannya.

Bukan Sekadar Seremonial, Ada Target Nyata

Aksi bersih-bersih kali ini mencakup pemangkasan rumput liar, pengangkutan sampah, pembersihan saluran di sisi jalan, hingga penataan kawasan sekitar agar lebih rapi dan hijau. Ansar menegaskan, gotong royong ini bukan kegiatan seremonial belaka, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemprov Kepri untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat.

“Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud komitmen kita untuk menjaga kebersihan dan keindahan daerah. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus memberikan kesan positif bagi siapa pun yang datang ke Kepulauan Riau,” tegasnya.

Mengapa Gotong Royong Harus Libatkan Warga?

Gubernur menekankan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Menurutnya, budaya hidup bersih dan semangat gotong royong harus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai sangat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.

“Jika semua ikut berperan, lingkungan kita akan bersih, nyaman dan sedap dipandang. Ini juga bagian dari citra daerah kita di mata para tamu dan wisatawan yang datang. Ayo kita jaga bersama,” pungkas Ansar.

Pemprov Kepri berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, Kepulauan Riau diyakini mampu bersaing sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: ariranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top