HP ZGX Fury GB300 Siap Tangani AI Triliunan Parameter, Memori 784 GB untuk Pengguna Enterprise

Penulis: Bastian Sihombing  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:15:31 WIB
HP meluncurkan ZGX Fury GB300 dengan memori 784 GB untuk inferensi model AI triliunan parameter secara lokal.

KEPULAUAN RIAU — HP resmi meluncurkan ZGX Fury GB300 di ajang Computex 2026, sebuah workstation desktop yang mengusung Nvidia GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip. Perangkat ini dirancang untuk menangani inferensi model AI berskala triliunan parameter secara lokal, berbekal memori koheren hingga 784 GB.

Spesifikasi Utama

  • Prosesor: Nvidia GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip
  • Memori: Hingga 784 GB unified memory (koheren)
  • Komputasi: Hingga 20 petaflops FP4
  • Target: Inferensi model AI hingga 1 triliun parameter, fine-tuning model miliaran parameter

Kemampuan Komputasi Lokal Setara Pusat Data

Dengan memori 784 GB, ZGX Fury GB300 memungkinkan pengguna menjalankan model AI besar tanpa harus bergantung pada komputasi awan. Sebelumnya, kemampuan semacam ini hanya bisa diakses lewat perangkat keras kelas pusat data seperti Nvidia DGX GB300 atau GB300 NVL72.

“Saat perusahaan memperluas agen AI di seluruh organisasi, mereka membutuhkan infrastruktur AI yang bisa terhubung langsung ke aplikasi dan alur kerja yang mendukung bisnis mereka,” ujar Chris Marriott, wakil presiden platform enterprise di Nvidia.

Integrasi dengan Ekosistem Windows

HP menegaskan bahwa ZGX Fury GB300 akan mendukung sistem operasi Windows. Jim Nottingham, SVP dan President of Advanced Compute and Solutions HP Inc., mengatakan lebih dari 70 persen PC enterprise menjalankan Windows dan pelanggan menginginkan kekuatan superkomputer AI yang bisa menyatu dengan lingkungan yang sudah ada.

Harga dan Ketersediaan

HP belum mengumumkan harga resmi ZGX Fury GB300. Namun, harga diprediksi mengikuti banderol Nvidia DGX Station yang menjadi basis perangkat ini. Beberapa penjual menawarkan konfigurasi menengah DGX Station mulai dari US$94.000 (sekitar Rp1,55 miliar), sementara varian tertinggi menyentuh US$200.000 (sekitar Rp3,3 miliar).

Produk ini dijadwalkan tersedia pada Q4 2026, bersamaan dengan peluncuran Nvidia DGX Station dari mitra lain seperti Dell, MSI, ASUS, dan Supermicro.

Untuk Siapa Workstation Ini?

ZGX Fury GB300 ditujukan bagi pengguna enterprise dan pengembang AI yang membutuhkan inferensi model skala triliunan parameter atau fine-tuning model besar secara lokal. Kemampuan ini memungkinkan data tetap berada di lingkungan internal perusahaan, mengurangi ketergantungan pada infrastruktur awan.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top