TANJUNGPINANG — Kepastian Kepri sebagai tuan rumah HAN 2026 menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan perayaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu yang disiapkan adalah gelaran "Main Raya Anak Nusantara", sebuah festival permainan tradisional dan kreativitas anak yang direncanakan berpusat di Kota Tanjungpinang.
Konsep ini lahir dari gagasan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai tergerus zaman. Pemerintah daerah ingin anak-anak tidak hanya menjadi objek seremonial, tetapi juga subjek yang aktif berekspresi melalui budaya lokal. "Main Raya Anak Nusantara" akan menjadi wadah bagi anak-anak dari seluruh Indonesia untuk saling mengenal warisan budaya masing-masing.
Pemkot Tanjungpinang telah mulai merancang sejumlah rangkaian kegiatan. Beberapa di antaranya meliputi lomba permainan tradisional khas Melayu dan Nusantara, pameran karya anak, serta pentas seni dan budaya. Pemerintah juga berencana melibatkan komunitas pegiat anak dan pendidikan untuk mengisi acara.
Selain itu, persiapan infrastruktur dan venue juga mulai dimatangkan. Lokasi utama direncanakan berada di kawasan pusat kota yang mudah diakses, dengan standar keamanan dan kenyamanan khusus bagi anak-anak.
Perayaan HAN 2026 di Tanjungpinang diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial belaka. Pemerintah menargetkan acara ini mampu mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya hak bermain dan partisipasi anak. Bagi warga Kepri, menjadi tuan rumah juga menjadi peluang untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Melayu ke tingkat nasional.
Ribuan anak dari berbagai provinsi diperkirakan akan hadir, sehingga dampak ekonomi lokal pun turut dirasakan oleh pelaku UMKM dan sektor perhotelan di Tanjungpinang.
Pemerintah provinsi dan kota saat ini tengah menyusun tim pelaksana dan berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Penyusunan anggaran dan detail teknis acara akan dirampungkan dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah berharap persiapan yang matang dapat menjadikan Kepri sebagai tuan rumah yang sukses dan berkesan bagi anak-anak Indonesia.